Rabu, Oktober 7, 2026

Brigif 4 Mar/BS Gelar Bakti Sosial, Kesehatan dan Tanam Mangrove di Pesawaran

Pesawaran (HO) – Dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI Tahun 2026, TNI AL Korps Marinir melalui Brigif 4 Marinir/BS menggelar kegiatan bakti sosial, bakti kesehatan, serta penanaman bibit mangrove di kawasan Pantai Marine Eco Park (MEP), Kabupaten Pesawaran, Lampung, Selasa (22/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Brigif 4 Mar/BS untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus mendukung pelestarian lingkungan pesisir. Dalam pelaksanaannya, Brigif 4 Mar/BS berkolaborasi dengan Golden Tulip, InJourney, dan Program 100.000 Mangrove.

Kegiatan dihadiri Danbrigif 4 Mar/BS Kolonel Marinir Kanang Budi Raharjo, M.Tr.Hanla., CHRMP, didampingi para Perwira Staf Brigif 4 Mar/BS, Ka Akun Brigif 4 Mar/BS, serta Dansatlak Wilayah Lampung.

Turut hadir Wakil Gubernur Lampung dr. Jihan Nurlela, M.M., Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M., Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Pasops Lanal Lampung, Kasubdit Polairud Lampung, Owner Golden Tulip, Owner PT Angkasa Pura Lampung, Manager UP PLN Sebalang, Manager UP PLN Tarahan, Integrated Terminal Manager Pertamina Patra Niaga, Danramil Padang Cermin, Kapolsek Padang Cermin, Camat Padang Cermin, serta sejumlah tamu undangan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan bazar murah dan pembagian paket sembako kepada masyarakat. Kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga sekaligus mempererat hubungan antara prajurit TNI dengan masyarakat.

Selanjutnya, dilaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis dan donor darah yang melibatkan personel TNI serta masyarakat. Selain memberikan layanan kesehatan, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk meningkatkan kepedulian dan semangat berbagi kepada sesama.

Kegiatan juga diisi dengan penanaman bibit mangrove di kawasan Pantai Marine Eco Park. Penanaman tersebut merupakan bagian dari upaya bersama dalam menjaga ekosistem pesisir, mengurangi risiko abrasi, serta mempertahankan keberadaan mangrove yang memiliki manfaat ekologis dan sosial bagi masyarakat.

Danbrigif 4 Mar/BS Kolonel Marinir Kanang Budi Raharjo mengatakan, pelestarian ekosistem mangrove membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Menurutnya, tanaman mangrove yang telah ditanam perlu dirawat dan dijaga secara berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Kita tidak bisa berdiri sendiri. Tentunya perlu berkolaborasi dengan TNI, Polri maupun instansi lain, termasuk Golden Tulip Springhill dan pemerintah daerah, untuk menjaga kelestarian ekosistem mangrove yang telah kita tanam,” ujar Kanang.

Melalui kegiatan tersebut, Brigif 4 Mar/BS bersama Golden Tulip, InJourney, dan Program 100.000 Mangrove mendorong keterlibatan berbagai pihak dalam menjaga lingkungan pesisir.

Kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dunia usaha, instansi terkait, dan masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan ekosistem mangrove sekaligus memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya TNI AL Korps Marinir untuk hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan sosial, pelayanan kesehatan, dan kepedulian terhadap lingkungan, sejalan dengan pelaksanaan tugas dan pengabdian kepada masyarakat.

Berita Populer

Kejari Pesawaran Perkuat Pengawasan Program Revitalisasi Pendidikan, Dorong Pengelolaan Antikorupsi

Pesawaran (HO) – Sebagai upaya memperkuat peran satuan pendidikan dalam mewujudkan pengelolaan Program Revitalisasi Pendidikan yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi, Kejaksaan...

Pelaku Usaha Pembibitan Klarifikasi Perkara, Herizal Hormati Proses Hukum

Bireuen, Aceh (HO) – Pengusaha pembibitan benur, Herizal, menyampaikan klarifikasi sekaligus permohonan maaf secara terbuka kepada publik terkait perkara hukum yang saat ini sedang...
error: Content is protected !!