Bandar Lampung (HO) – Kantor Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Mesuji turut serta dalam kegiatan Pembinaan yang disampaikan langsung oleh Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, bertempat di Aula Lantai 3, Gedung Kantor Wilayah BPN Provinsi Lampung, Selasa (29/7/2025).
Kegiatan pembinaan ini merupakan bagian dari rangkaian Kunjungan Kerja Menteri ATR/Kepala BPN ke Provinsi Lampung, dan diikuti oleh:
- Ø Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Lampung
- Ø Para Pejabat Administrator dan Fungsional Madya Kantor Wilayah BPN Provinsi Lampung
- Ø Para Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung
- Ø Para Pejabat Pengawas di lingkungan Kantor Wilayah BPN Provinsi Lampung
Dalam arahannya, Menteri Nusron Wahid menegaskan sejumlah poin penting sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas ke depan, antara lain:
1. Transformasi Digital Layanan Pertanahan
Nusron Wahid mendorong seluruh jajaran BPN di Provinsi Lampung untuk berperan aktif dalam mendukung percepatan transformasi digital di lingkungan Kementerian ATR/BPN, khususnya dalam peningkatan kualitas layanan pertanahan berbasis elektronik. Salah satu fokus utama adalah optimalisasi Layanan Peralihan Hak Atas Tanah secara Elektronik, serta upaya pengurangan bertahap terhadap jumlah bidang tanah Kategori KW 4, 5, dan 6 dalam sistem peta digital. Hal ini diperlukan untuk mewujudkan peta pertanahan yang semakin akurat dan terpercaya.
2. Pemetaan Lengkap di seluruh desa dan kelurahan dan Pengembangan Zonal Nilai Tanah (ZNT).

Menteri Nusron juga menekankan pentingnya pelaksanaan pemetaan seluruh bidang tanah secara komprehensif dan percepatan penyusunan Peta Zonal Nilai Tanah (ZNT). Data ini memiliki peran strategis dalam mendukung kebijakan fiskal, mendorong peningkatan investasi, dan memberikan kepastian nilai ekonomi tanah yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha baik dari dalam maupun luar negeri.
3. Penguatan Program Reforma Agraria
Ditekankan pula perlunya peningkatan pelaksanaan pemberdayaan tanah dalam skema akses reform, guna memastikan tanah-tanah hasil redistribusi dapat dimanfaatkan secara produktif oleh masyarakat melalui kemitraan, permodalan, pelatihan, dan pendampingan.
4. Peneguhan Integritas dan Profesionalisme
Di akhir arahannya, Menteri ATR/Kepala BPN menyerukan peningkatan integritas, profesionalitas, moralitas, serta etos kerja seluruh jajaran BPN.
“Kita harus membangun budaya kerja yang jujur, bersih, melayani, dan profesional agar kepercayaan masyarakat terhadap BPN semakin meningkat,” tegas Nusron.
Kehadiran Kantor Pertanahan Kabupaten Mesuji dalam kegiatan pembinaan ini merupakan wujud nyata komitmen untuk terus mendukung agenda strategis nasional serta mewujudkan pelayanan pertanahan yang semakin profesional, transparan, dan modern. Hal ini sejalan dengan upaya mewujudkan pengelolaan pertanahan yang berkeadilan dan berpihak pada kesejahteraan rakyat, serta mendukung pembangunan yang menyeluruh di seluruh sektor di Kabupaten Mesuji. (Red)
