Pringsewu (HO) – Carut-marut dugaan korupsi pada proyek pembangunan fisik di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Pringsewu Lampung tahun anggaran 2024 menimbulkan gejolak.
Dugaan bagi-bagi fee proyek oleh sejumlah oknum pejabat PUPR setempat disorot masyarakat sebagai wujud buruknya kinerja pegawai OPD setempat.
Banyaknya anggaran menguap tersebut dituding menjadi buruknya kualitas pembangunan infrastruktur di Kabupaten Jejama Secancanan.
“Ya itu lah sebabnya banyak bangunan dengan kualitas buruk di sini, karena belum apa-apa sudah ada setoran-setoran yang tidak sesuai peruntukan,” ujar warga Pringsewu berinisial MN, 22 Juli 2025.
Ditambahkan MN, dirinya bersama masyarakat lain akan melaporkan hal tersebut kepada aparat penegak hukum agar terbongkar semua dugaan korupsi yang ada di Dinas PUPR Pringsewu.
“Kami minta back up kawan-kawan handalonline.com untuk melaporkan korupsi ini ke Kejati Lampung tembusan ke Kejagung RI mengingat jumlah anggaran yang fantastis mencapai puluhan Milyar rupiah,” tambahnya.
Aliran Dana Setoran Masuk Ponpes di Kabupaten Pesawaran
Lebih parahnya kata dia, pada tahun 2025 ada dugaan sejumlah aliran dana dengan alasan setoran proyek yang mengalir sampai ke salah satu ponpes yang ada di Pesawaran.
“Saya dapat juga info, setoran-setoran di Pringsewu ini mengalir ke Pesawaran, informasi ini akurat bang, nanti kita lampirkan juga dalam laporan sehingga APH dapat menelusurinya,” kata dia.
Diberitakan sebelumnya dengan link: Puluhan Milyar Proyek Dinas PUPR Pringsewu Diduga Bermasalah
 https://handalonline.com/2025/07/21/puluhan-milyar-proyek-dinas-pupr-pringsewu-diduga-bermasalah/
