Rabu, Agustus 26, 2026

Kurangi Dampak Inflansi Harga Bahan Pangan, Pemkab Pesawaran Gelar Pasar Murah

Pesawaran (HO) – Guna mengendalikan dan mengurangi dampak inflansi pasokan harga dan bahan pangan Pemkab Pesawaran menggelar Gerakan Pasar Murah di depan Islamic Senter, Senin (26/6/2023).

Sekda Kabupaten Pesawaran Wildan mewakili Bupati Pesawaran mengatakan Kegiatan seperti ini sering kali diselenggarakan menjelang Hari Raya Idul Fitri, Idul Adha, Natal dan Tahun Baru.

“Karena kecenderungan tingkat kebutuhan masyarakat yang meningkat, terutama bahan pokok berupa pangan menjelang hari raya Idul Fitri,Idu Adha dan Nataru,” terangnya.

Kegiatan Gerakan Pangan Murah yang dilaksanakan pada hari ini melibatkan beberapa Instansi Pemerintahan dan Swasta serta Asosiasi Peternak dan Asosiasi Petani.

Diantaranya Komoditas pangan pokok strategis yang dijual pada Kegiatan Gerakan Pangan Murah pada hari ini adalah adalah komoditas pembentuk inflasi (volatile foods) seperti Beras, Gula, Minyak Goreng, Tepung, Bawang Merah, Bawang Putih, Daging Ayam dan pangan lainnya,” ujarnya.

Menjelang Hari raya Idul Adha 1444 H ini, Sekda menghimbau kepada para pelaku usaha terutama distributor, grosir, agen, pengecer untuk menambah stoknya di atas kebutuhan normal.

“Tujuannya agar ketersediaan barang kebutuhan masyarakat tercukupi, dan tidak menaikkan harga diluar perhitungan wajar serta menghindari tindakan yang bersifat spekulatif karena akan merugikan semua pihak,” tegasnya.

Sementara Suamiati warga Sukaraja mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Pesawaran yang telah menggelar acara ini.

“Saya ucapkan terima kasih kepada pemerintah Pesawaran yang sudah melakukan kegiatan semoga ini bisa di adakan satiap bulan,” ucap Sumiati. (Ris)

Berita Populer

Peletakan Batu Pertama Gedung Cathlab RSUD Pesawaran, Perkuat Akses Layanan Jantung bagi Masyarakat

Pesawaran (HO) -  Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pesawaran memulai pembangunan Gedung Catheterization Laboratory (Cathlab) sebagai langkah penting untuk memperkuat akses dan kualitas pelayanan...

Masih Hidup Tapi Dicatat Meninggal di Sistem JKN, Akademisi: Desak Investigasi secara transparan, Jangan Korban yang Dicurigai!

Bandar Lampung (HO) - Akademisi Hukum Administrasi Negara, Satrya Surya Pratama, S.H., M.H., menyoroti polemik data kepesertaan JKN yang mencatat seorang peserta masih hidup...
error: Content is protected !!