Tingkatkan Layanan, Puskesmas Simpur Bentuk Kelompok Kerja Wash in HCF

 Editor: M.Ismail 
dr Liskha Sari Sandiaty,M.Kes, Kepala Puskesmas Rawat Inap Simpur menyampaikan sambutan dan arahan dalam rangka peningkatan layanan fasilitas air, sanitasi dan kebersihan

Bandar Lampung (HO) – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Rawat Inap Simpur Kota Bandar Lampung membentuk Kelompok Kerja (Pokja) Wash In HCF (Water Sanitation And Hygiene In Health Care Fasility) dalam rangka Peningkatan Layanan Fasilitas Air, Sanitasi Dan Kebersihan. Kegiatan ini bersamaan dengan Lokakarya Mini Lintas Sektor Triwulan IV yang berlangsung Kamis, (1/12/2022), di Aula Kecamatan Tanjung Karang Pusat.

Camat Tanjung Karang Pusat, Dra Maryamah,MM sangat mengapresiasi kegiatan tersebut, karena masalah air dan sanitasi sangat penting untuk menunjang masyarakat sehat serta akan menindaklanjuti legalitas pengurus tim pokja agar ke depan bisa berjalan efektif.

Gerakan Cuci Tangan Bersama dengan Lintas Sektor, saat acara peningkatan layanan fasilitas air, sanitasi dan kebersihan

“Saya mengajak masyarakat, khususnya warga Kecamatan Tanjung Karang Pusat untuk mempraktikkan program WASH in HCF di kehidupan sehari-hari atau di rumah masing-masing,” katanya.

Selanjutnya Menurut Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, dalam hal ini drg Rosmini Sipayung menyampaikan bahwa Wash in HCF merupakan pencapaian target SDGs yang mendukung visi misi Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Baca Juga:  HPN 2023, 15 Pengurus PWI Pesawaran Dampingi Bupati Terima Anugerah Kebudayaan

“Selain itu juga Wash In HCF untuk peningkatan akreditasi layanan kesehatan seperti diatur dalam Permenkes Nomor 43 Tahun 2019 tentang Puskesmas yang mempersyaratkan prasarana air minum sanitasi dan hygiene, termasuk Permenkes Nomor 46 Tahun 2019 tentang Akreditasi Fasyankes,” jelasnya.

Peserta acara peningkatan layanan fasilitas air, sanitasi dan kebersihan

Begitu juga di sampaikan Kepala Puskesmas Rawat Inap Simpur, dr Liskha Sari Sandiaty,M.Kes, berharap Tim Pokja yang akan dibentuk bisa berjalan dengan baik. UPT Puskesmas Rawat Inap Simpur ingin memberikan layanan yang paripurna, hal ini perlunya integrasi dari semua pihak agar berjalan baik sesuai dengan tujuan dibentuknya Tim Pokja Wash in HCF.

“UPT Puskesmas Rawat Inap Simpur akan terus berkomitmen untuk melaksanakan 7 indikator Wash in HCF, Salah satunya menerapkan fasilitas tempat cuci tangan untuk anak serta toilet untuk penyandang disabilitas dan lansia agar toilet tersebut sudah disediakan jalur untuk kursi roda yang memudahkan memasuki toilet,” katanya.

Baca Juga:  Penilaian PPD, Bupati Pesawaran Paparkan Potensi Bumi Andan Jejama

“Kemudian toilet yang menerapkan manajemen menstruasi dengan menyediakan Tempat Sampah Pembalut Wanita (Lady Bin Disposal),” timpalnya.

Poto bersama setelah acara peningkatan layanan fasilitas air, sanitasi dan kebersihan

Sementara itu Penanggung Jawab Mutu UPT Puskesmas Rawat Inap Simpur, dr Afia Marlita menambahkan Tujuan WASH in HCF adalah untuk meningkatkan penyediaan layanan dan infrastruktur air, sanitasi dan kebersihan di fasilitas kesehatan (Puskesmas) yang inklusif, yang bisa diakses oleh seluruh masyarakat khususnya kelompok rentan, seperti penyandang disabilitas, lansia maupun anak-anak.

“Dengan terbentuknya Tim Pokja Wash In HCF ini diharapkan bisa turut serta dalam upaya peningkatan layanan fasilitas air, sanitasi dan kebersihan, khususnya di Fasilitas Kesehatan Puskesmas,” pungkasnya. (Mira)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here