Antisipasi Bencana, Pekon Tanjung Rusia Gelar Pelatihan Bersama BPBD Pringsewu

 Editor: M.Ismail 
Antisipasi Bencana, Pekon Tanjung Rusia Gelar Pelatihan Bersama BPBD Pringsewu

Pringsewu (HO) – Pemerintah Pekon Tanjung Rusia Kecamatan Pardasuka Kabupaten Pringsewu mengadakan kegiatan dalam menghadapi masa pancaroba atau peralihan musim yaitu melakukan simulasi pelatihan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten setempat.

Kepala Pekon Tanjung Rusia Wildan firdaus, SE, mengatakan BPBD Kabupaten Pringsewu bersama pemerintah pekon melakukan pelatihan agar dapat memberikan perlindungan kepada masyarakat dari ancaman bencana.

Antisipasi Bencana, Pekon Tanjung Rusia Gelar Pelatihan Bersama BPBD Pringsewu

“Pelatihan ini bagaimana cara menanggulangi banjir serta bagaimana cara awal menghadapi ketika banjir datang. yang kedua, biasanya banjir itu diiringi oleh konsleting listrik maka diadakan kegiatan simulasi pelatihan kebakaran dan juga penanganan ketika hewan-hewan liar seperti ular dan sebagainya,” terang Wildan firdaus, SE, Kepada Handalonline.com Senin (24/10/2022).

“Mudah-mudahan dengan adanya pelatihan ini terkhusus di pekon kami tidak terjadi bencana yang tidak diharapkan dan semoga tidak seperti bencana tahun 2021 yang melanda kami,” kata Kakon Wildan.

Baca Juga:  Sempat Kabur, Pelaku Kejahatan Diserahkan Keluarga, Diapresiasi Kapolda Lampung

Sehingga lanjutnya, peserta di wajibkan membuat tim Destena kemudian kepedulian pekon untuk melaksanakan kegiatan agar ketika terjadi musim penghujan dan terjadi bencana banjir dapat diatasi karena sudah di beri pehaman dan bekal serta pelatihan dari Dinas BPBD kabupaten Pringsewu.

“Harapan saya dari pemerintah pekon untuk masyarakat dan tim yang sudah dilatih yang pertama ketika terjadi bencana banjir tidak terlalu fokus kepada pemerintah saja tetapi harus ada bentuk kepedulian dari masyarakat,” ujarnya.

Karena sambung Wildan, terjadinya banjir itu bukan karena alam saja tetapi penyebabnya juga berasal dari perilaku masyarakat yang tidak peduli akan lingkungan sekitarnya.

“Seperti membuang sampah sembarangan sehingga terjadi penyumbatan air. maka harapannya masyarakat dapat membantu peran pemerintah agar pemerintah bisa mengendalikan banjir ketika banjir tersebut datang, karena luapan air kadang-kadang berasal dari drainase siring-siring belakang rumah masyarakat,” terangnya.

Baca Juga:  Ketua KPK Berikan Penghargaan Bupati Pesawaran, 10 besar Desa Anti Korupsi Sumbagsel

Wildan menyebutkan, pada tahun 2021 terjadi banjir bandang memang Banjir kirimin dari pekon tetangga yaitu dari Pekon Selapan dan Pekon Kedaung.

“Jadi semoga dengan adanya pelatihan ini dapat menjadi modal untuk tim Destena
Simulasi Penanganan Bencana Pekon Tanjung Rusia agar lebih paham dalam menanggulangi bencana yang kita tidak pernah tahu kapan akan datangnya,” pungkasnya.

Dalam kegiatan ini juga dihadiri Kabid Fahrurrozi ada juga Narasumber, dihadiri pendamping Pekon Zelwan, dan Bhabinkamtibmas Briptu Taufik Dian dan seluruh perangkat Pekon. (Indra Jaya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here