Octa Resvita Safitri, Srikandi Desa Kunyaian, Terapkan Visi Misi Sesuai Arahan Bupati Pesawaran

 Editor: M.Ismail 
Octa Resvita Safitri, S. Pd, Kepala Desa Kunyaian Kecamatan Marga Punduh Kabupaten Pesawaran

Pesawaran (HO) – Octa Resvita Safitri, S. Pd, Kepala Desa Kunyaian Kecamatan Marga Punduh Kabupaten Pesawaran, yang kembali dipercayai masyarakat dalam menjalankan program visi dan misi nya untuk membangun desa sesuai dengan arahan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona Kaligis, S.T., M.Tr.I.P.

“Alhamdulillah, saya masih dipercaya dan diberikan amanah oleh masyarakat untuk melanjutkan pembangunan periode yang ke-2, dan saya dilantik di bulan Januari tahun 2022 kemarin,” ungkap Srikandi Desa Kunyaian, Octa Resvita Safitri, S. Pd, satu-satu nya Kepala Desa Perempuan yang ada di wilayah Kecamatan Marga Punduh, Minggu (2/10/2022).

Octa Resvita Safitri mempunyai slogan HEBAT yang artinya Harmonis Efesien Berbudaya Aman dan Transparan menyesuaikan dengan visi dan misi Kabupaten Pesawaran agar tetap balance.

“Sedangkan untuk visi dan misinya kita punya lima, yang mana visi dan misi kita itu menyesuaikan dengan visi dan misi Kabupaten Pesawaran Bumi Andan Jejama,” katanya.

“Dengan kinerja pemerintahan dengan pembangunan baik di infrastruktur maupun non infrastruktur, itu kita mengikuti sebagaimana arahan dari Bapak kita Bupati
Dendi Ramadhona kita harus sejalan dengan visi dan misi Kabupaten Pesawaran,” timpalnya.

Kades Octa Resvita Safitri juga menjelaskan
Sudah merealisasikan bantuan dari pemerintah pusat untuk bantuan yang baru keluar ini yaitu BLT BBM.

Baca Juga:  Wujud Pemerintah Efektif, Pemkab Pesawaran Raih Tiga Tahun Berturut penganugerahan

“Alhamdulilah untuk pertama kita mendapat bantuan yang diterima oleh 39 orang nominal sebesar Rp 500.000, selanjutnya kita dapat bantuan yang kedua dan ada juga bantuan ketiga sebesar Rp 300.000. itu saya percayakan kepada aparat saya dan sudah disalurkan dengan baik, dan manfaat bantuan tersebut sudah dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Kades Octa Resvita Safitri melanjutkan, sebagai orang tua yang bertanggung jawab dengan warga desa yang mendapatkan bantuan dari Kementrian sosial di Kantor Pos Giro yang ada di Kecamatan Padang Cermin, dirinya menganjurkan untuk pengambilan bantuan tersebut agar menggunakan roda empat yang di sediakan oleh desa untuk bersama-sama berangkat.

“Karena saya pikir banyak orang-orang tua jadi saya ada sedikit himbauan di desa sebagai bentuk perhatian pemerintah desa kepada masyarakat dengan tujuan ketika sampai ditempat agar tidak terpisah-pisah,” ucapnya.

Sehingga tambahnya, setelah sampai disana langsung aparat desa yang mengawal, jadi jangan sampai kesiangan dan mengantri kepanasan. Karena dirinya melihat di desa lain ada yang sampai sore hingga malam baru selesai, kasihan dengan warga-warga yang sudah tua karena tempatnya jauh.

Baca Juga:  Atlet Sambo Pesawaran Raih Medali Emas Porprov IX Lampung

“Saya tegaskan sekali lagi Alhamdulilah semua bantuan berjalan dengan baik kita koordinasi dengan Kantor Pos Giro juga dan bantuannya sudah terealisasi semua sesuai dengan harapan masyarakat,” pungkasnya.

Puluhan Masyarakat Desa Kunyaian membuat pernyataan, bahwa tidak ada potongan bantuan

Terpisah salah satu perwakilan masyarakat Desa Kunyaian, Suherni anak dari almarhum Baheram mengatakan warga sangat mengucapkan terima kasih kepada pemerintah desa atas bantuan yang telah memfasilitasi kendaraan roda empat, sehingga masyarakat dengan kompak dan bersama-sama dapat mengambil bantuan di Kantor Pos Padang Cermin yang telah disediakan pemerintah.

“Kami secara sukarela dan memang sudah kesepakatan kami, untuk membantu sekedar membelikan minyak, dan itu tidak ada unsur paksaan dari pihak manapun,” tegasnya.

Dirinya sempat menyayangkan jika ada suara-suara atau informasi di desanya jika ada oknum perangkat desa yang melakukan pemotongan dana tersebut, bahwa berita itu tidak benar dan hanya membuat isu yang tidak bertanggung jawab.

“Saya mewakili masyarakat Desa Kunyaian, saya tegaskan yang namanya bantuan kemarin itu tidak ada pemotongan sama sekali, kalau untuk ganti bensin, itu kesadaran kami secara sukarela dan kami ikhlas, kami siap untuk di hadapkan kepada siapapun jika ada yang mempermasalahkan,” pungkas Suherni.  (Indra Jaya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here