Senin, Agustus 24, 2026

Dukung Visi Misi Bupati Pesawaran, DISPERSIP Launching E-Perpustakaan

Pesawaran (HO) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesawaran melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DISPERSIP) melaunching E-Perpustakaan Pesawaran yang bisa dibaca secara online.

Hal ini tentunya menjadi program yang sangat baik guna meningkatkan minat baca sebagai alternatif lain membaca buku selain ke perpustakaan, warga bebas men-download aplikasi ini melalui playstore dari smartphone android, tanpa biaya dan sangat ringan karena aplikasi ini hanya memakan memory 2,8 MB saja.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Halimah Zakaria, menyampaikan buku diperpustakaan Kabupaten Pesawaran sudah ada sekitar 7.241 judul dan itu bisa dinikmati oleh masyarakat yang membutuhkan sumber referensi dapat berkunjung ke Perpustakaan, selain itu untuk menyambut kemajuan zaman, Dinas Perpustakaan terus bertransformasi dengan membuat inovasi demi mendukung visi dan misi Bupati Pesawaran salah satunya dengan membuat E-Perpustakaan Pesawaran.

“Tujuan utama penggunaan aplikasi E-Perpustakaan Pesawaran selain untuk mempermudah warga Kabupaten Pesawaran dalam mengakses buku, juga untuk menambah minat baca warga Pesawaran,” ungkapnya, Kamis (9/6/2022).

Halimah melanjutkan, Aplikasi ini dibuat sebagai jawaban dari warga yang belum sempat datang ke perpustakaan karena alasan sibuk bekerja, juga membantu siswa siswi belajar di rumah dengan menjangkau buku yang dicari hanya melalui smartphone.

Aplikasi yang dikembangkan berbasis system Android bernama E-Pusda Pesawaran merupakan layanan perpustakaan digital yang memberi akses kepada anggota untuk meminjam dan membaca buku, majalah serta koran digital.

“Aplikasi e-Perpus dapat didownload dan diakses melalui perangkat smartphone atau tablet bersistem opersai Android atau melalui web browser dari laptop di alamat : https://e-pusdapesawaran.id/ ,” jelasnya.

Fiturnya tambah Halimah, layanan dalam e-pusda pesawaran, yaitu:
1. Membaca buku, majalah, atau koran kapan pun di mana pun melalui smartphone atau tablet Android;
2. Meminjam dan mengembalikan buku, majalah, atau koran menjadi secara online;
3. Buku, majalah, dan koran yang telah dipinjam, dapat diunduh dalam bentuk pdf untuk kemudian dibaca pada saat offline.

“Kami selalu mendekatkan bahan bacaan kepada masyarakat, dan berharap perpustakaan digital memberikan pengaruh positif terhadap penggunaan gadget, sehingga anak-anak tidak lagi memanfaatkan gadget untuk bermain, tetapi juga untuk menambah wawasan melalui membaca di perpustakaan digital,” pungkas Halimah. (Ran)

Berita Populer

Peletakan Batu Pertama Gedung Cathlab RSUD Pesawaran, Perkuat Akses Layanan Jantung bagi Masyarakat

Pesawaran (HO) -  Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pesawaran memulai pembangunan Gedung Catheterization Laboratory (Cathlab) sebagai langkah penting untuk memperkuat akses dan kualitas pelayanan...

Masih Hidup Tapi Dicatat Meninggal di Sistem JKN, Akademisi: Desak Investigasi secara transparan, Jangan Korban yang Dicurigai!

Bandar Lampung (HO) - Akademisi Hukum Administrasi Negara, Satrya Surya Pratama, S.H., M.H., menyoroti polemik data kepesertaan JKN yang mencatat seorang peserta masih hidup...
error: Content is protected !!