Sabtu, April 13, 2024

Densus 88 Tangkap Sebanyak 23 Teroris JI, Di Delapan Lokasi

Jakarta (HO) – Densus 88 Antiteror Polri pada November hingga Desember 2020 telah berhasil menangkap sebanyak 23 teroris kelompok Jamaah Islamiyah (JI) di delapan lokasi di Pulau Sumatera yakni Lampung Selatan, Lampung Tengah, Bandar Lampung, Pringsewu, Metro, Jambi, Riau dan Palembang.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan dari 23 teroris ini, dua di antaranya merupakan petinggi Jamaah Islamiyah. Keduanya adalah Taufik Bulaga alias Upik Lawanga dan Zulkarnain alias Arif Sunarso alias Panglima Askari JI.

Baca Juga:  Buang Sampah Sembarangan, Kembali Kades Kurungan Nyawa Tangkap Basah Warga Balam

“Dari para tersangka kami temukan DPO tersangka Upik dan Zulkarnain,” kata Irjen Argo dalam jumpa pers di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta.

Sebelumnya, tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri menerbangkan 23 tahanan kasus terorisme jaringan Jamaah Islamiyah (JI) dari Lampung ke Jakarta pada Rabu (16/12).

Salah satunya adalah Upik Lawanga yang merupakan anggota JI, dalang dari beberapa peristiwa teror bom seperti Bom Pasar Tentena, Bom Pasar Maesa, Bom Gor Poso, Bom Pasar Sentral, Bom Termos Nasi Tengkura, Bom Senter Kawua dan rangkaian aksi teror lainnya pada tahun 2004 hingga 2006.

Baca Juga:  Bantu Ekonomi, Jelang Lebaran PWI Pesawaran Sembelih Satu Ekor Sapi

Sedangkan Zukarnain merupakan buronan Polri dalam kasus teror Bom Bali I yang terjadi tahun 2001. Dia juga memiliki kemampuan merakit bom berdaya ledak tinggi dan senjata api serta punya kemampuan militer dalam melakukan aksi teror.

Sementara 21 teroris lainnya memiliki peran-nya masing-masing di antaranya sebagai anggota JI maupun menyembunyikan keberadaan Upik maupun Zulkarnain selama dalam pelarian. (Ant/Red)

Berita Populer

Isu Minta THR, Tomas: Buktikan…!!!, Segera Buat Laporan Ke APH

Pesawaran (HO) - Tokoh Masyarakat (Tomas) dan juga tokoh adat Kabupaten Pesawaran Lampung, Erland Syoffandy gelar Suntan Penatih meminta semua pihak yang menggelontorkan isu...
error: Content is protected !!