Senin, Mei 20, 2024

Insiden Pengeroyokan TNI Berujung Damai, Kapolres : Itu Salam Paham

Sulsel (HO) – Kasus dugaan pengeroyokan yang dilakukan oknum polisi terhadap prajurit TNI di kantor Komando Rayon Militer (Koramil) 03/Bungoro, Kabupaten Pangkep akhirnya berujung damai.

Kapolres Pangkep, AKBP Endon Nurcahyo mengungkapkan kasus tersebut sudah selesai, meski begitu dia tidak menjelaskan pangkal masalah yang diklaim kepolisian sebagai kesalahpahaman.

“Memang benar sudah selesai, sudah didamaikan. Kedua belah pihak. Tapi semuanya itu di Polda semua. Termasuk sanksi terhadap anggota. Jelas ada sanksi tapi itukan kewenangan Polda, di sana yang bisa jelaskan. Itukan salah paham saja,” imbuh Endon.

Dirinya menyampaikan agar seluruh pihak bisa tenang, mengingat di Sulawesi Selatan sedang dalam masa Pilkada di 12 Kabupaten dan Kota, termasuk Pangkep.

Baca Juga:  PWI Pesawaran Buka Penjaringan, Bakal Calon Ketua Periode 2024-2027

“Intinya begini kita (Kepolisian) sama-sama menjaga sinergi antara stakeholder yang ada baik TNI maupun pemerintah,” papar Endon.

Diketahui sebelumnya, dugaan pengeroyokan yang melibatkan anggota TNI dan oknum personel Polres Pangkep terjadi pada, Jumat, (27/11/2020) sekitar pukul 23.05 Wita.

Korban bertugas di Bekangdam XIV Hasanuddin, berpangkat Serka inisial AR. Dua orang terduga pengeroyok masing-masing berinisial Kh dan AM berpangkat Bripka.

Bahkan belum diketahui pasti kronologis dan pangkal persoalan hingga terjadinya dugaan pengeroyokan terhadap Serka AR yang mengalami luka cukup parah dan sempat dirawat di rumah sakit di Pangkep.

Beberapa luka di wajah sudah dijahit, antara lain kelopak mata kiri tujuh jahitan, kelopak mata kanan luar dua jahitan dan bagian dalam tiga jahitan. Serta tiga jahitan karena patah tulang hidung.

Baca Juga:  Pekon Wates Selatan Bagikan BLT DD Tahun Anggaran 2024 Ke 32 KPM

Sementara dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo, belum memberikan keterangan terkait aksi kekerasan yang dilakukan oknum polisi terhadap tentara di markas TNI di Kabupaten Pangkep.

Kepala Penerangan Kodam XIV/Hasanuddin, Kolonel Inf Hanryan Indrawira yang dimintai keterangan terkait insiden tersebut mengaku belum mengetahui pasti kejadian karena masih berada di luar kota.

“Saya belum begitu monitor, besok baru saya cek lagi, saya belum bisa komentar dulu. Saya baru mau pulang ke Makassar dari Jakarta,” ucapnya. (Net/Red)

Berita Populer

Permudah Aktivitas Petani Pekon Klaten Bangun Talud TPT Jalan Usaha Tani

Pringsewu (HO) - Pemerintah Pekon/Desa Klaten Kecamatan Gadingrejo kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung realisasikan item ketahanan pangan pembangunan Talud (TPT) jalan usaha tani yang terletak...

Realisasikan DD, Kakon Panjerejo Bangun Drainase Dan Sumur Bor Tahun 2024

Pringsewu (HO) - Guna untuk memajukan Pekon, Pemerintah Pekon Panjerejo Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung telah merealisasikan pembangunan Drainase Jalan yang berlokasi di...
error: Content is protected !!