Senin, Mei 20, 2024

BKN Percepat Aturan Teknis Gaji PNS, Kedepan Tidak Berdasarkan Pangkat Dan Golongan

Jakarta (HO) – Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui Direktorat Kompensasi ASN tengah berupaya mempercepat penyiapan bahan perumusan aturan teknis terkait pangkat, gaji, tunjangan, dan fasilitas pegawai negeri sipil (PNS). dan akan ada perubahan dalam sistem penggajian PNS di masa mendatang.

Pelaksana Tugas (Plt) Karo Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Paryono mengungkapkan bahwa ke depan sistem gaji PNS juga akan lebih sederhana. Jika sebelumnya terdiri dari banyak komponen, maka ke depan akan lebih sederhana.

“Sebelumnya terdiri dari banyak komponen disimplifikasi menjadi hanya terdiri dari komponen gaji dan tunjangan,” katanya dikutip dari keterangan persnya, Jumat (27/11/2020).

Baca Juga:  Permudah Aktivitas Petani Pekon Klaten Bangun Talud TPT Jalan Usaha Tani

Terkait formula gaji, Paryono menjelaskan bahwa besarannya akan didasarkan pada beban kerja, tanggung jawab, dan risiko pekerjaan. Sehingga gaji PNS ke depan tidak lagi didasarkan pada pangkat dan golongan ruang.

“Implementasi formula gaji PNS ini nantinya dilakukan secara bertahap. Diawali dengan proses perubahan sistem penggajian yang semula berbasis pangkat, golongan ruang, dan masa kerja menuju ke sistem penggajian yang berbasis pada harga jabatan,” jelasnya.

Sementara untuk formula tunjangan PNS akan meliputi tunjangan kinerja dan tunjangan kemahalan.

“Rumusan tunjangan kinerja didasarkan pada capaian kinerja masing-masing PNS. Sedangkan rumusan tunjangan kemahalan didasarkan pada indeks harga yang berlaku di daerah masing-masing,” tuturnya.

Baca Juga:  PILKADA, Borong Perahu Jegal Lawan

Lebih lanjut Paryono mengatakan perumusan ini membutuhkan waktu yang cukup panjang. Pasalnya perumusan berkaitan juga dengan regulasi lainnya seperti jaminan pensiun, hari tua dan kesehatan PNS.

Selain itu Paryono juga menekankan bahwa seluruh kebijakan penetapan penghasilan PNS tersebut berkaitan erat dengan kondisi keuangan negara. Alhasil, dibutuhkan upaya ekstra-hati-hati.

“Dan harus didukung dengan hasil analisis dan simulasi yang mendalam dan komprehensif. Jadi mampu menghasilkan kebijakan yang baru tentang pangkat, gaji, tunjangan, dan fasilitas PNS agar nantinya tidak memberikan dampak negatif, baik terhadap kesejahteraan PNS maupun kondisi keuangan negara,” pungkasnya. (Net/Red)

Berita Populer

Permudah Aktivitas Petani Pekon Klaten Bangun Talud TPT Jalan Usaha Tani

Pringsewu (HO) - Pemerintah Pekon/Desa Klaten Kecamatan Gadingrejo kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung realisasikan item ketahanan pangan pembangunan Talud (TPT) jalan usaha tani yang terletak...

Realisasikan DD, Kakon Panjerejo Bangun Drainase Dan Sumur Bor Tahun 2024

Pringsewu (HO) - Guna untuk memajukan Pekon, Pemerintah Pekon Panjerejo Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung telah merealisasikan pembangunan Drainase Jalan yang berlokasi di...
error: Content is protected !!