“Masyarakat geram keluhan terkait limbah tidak ditanggapi, warga desak Dinas Lingkungan Hidup dan Pemerintah desa tutup Dapur MBG”
Lampung Selatan (HO) – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan masyarakat, Pengelolaan limbah dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Alrafaeyza Malik Nurman yang terletak di kawasan Jalan lintas Sumatera, Desa Natar, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung diduga masih bermasalah dan mencemari lingkungan. Warga mengeluhkan bau menyengat dan limbah yang masuk ke saluran drainase, namun disinyalir belum ada tindakan evaluasi serius dari pihak pengelola.
BN warga Desa Natar kembali memberikan informasi kepada Media Handalonline.com dan mengeluh terkait bau menyengat dari limbah yang diduga berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Alrafaeyza Malik Nurman Belum dievaluasi dan terkesan tidak mengindahkan keluhan mereka selaku masyarakat.
“Sementara sebelumnya pada hari Kamis (22/1/2026) sudah pernah dipublis melalui pemberitaan, dan bahkan informasi dari pemberitaan tersebut Dona perwakilan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Alrafaeyza Malik Nurman mengatakan akan segera menyedot limbah tersebut namun nyatanya fakta di lapangan masih saja limbah tersebut bergenang di aliran drainase dan bau busuknya semakin menyengat,” jelasnya kepada Media Handalonline.com Sabtu (24/1/2026).
Selain itu mereka melanjutkan, pihaknya berharap kali ini keluhan dari masyarakat harus direspon dan dicarikan solusi alternatif agar tidak merugikan masyarakat setempat dan pengguna jalan, karena dampak bau limbah tersebut sangat mengganggu.
“Dalam hal ini kami selaku masyarakat mendesak Dinas lingkungan hidup Provinsi Lampung maupun Pemerintah Desa Natar, Jangan terkesan tutup mata atas adanya keluhan dari masyarakat terkait limbah Dapur MBG, jadi harus segera turun tangan warga sudah lama mengeluh tapi limbah cairnya masih langsung masuk ke drainase tanpa pengolahan (IPAL) dan menimbulkan bau busuk. Jangan sampai kami masyarakat melakukan aksi karena sudah kesal karena keluhan kami tidak ditanggapi,” pungkasnya. (red)
Diberitakan sebelumnya dengan link: Limbah SPPG MBG VYGJWZES Menyengat, Dikeluhkan Masyarakat Desa Natar Lamsel
