Sabtu, Agustus 15, 2026

Inovasi “ENTER” Puskesmas Simpur: Sulap Karcis Antrean Jadi Media Edukasi Kesehatan

Bandar Lampung (HO) – Puskesmas Simpur terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui berbagai terobosan kreatif. Salah satu langkah konkret yang diluncurkan adalah inovasi bernama “ENTER” (Edukasi Kesehatan Tulisan Berjalan). Program ini memanfaatkan kertas nomor kartu antrean pasien sebagai media edukasi kesehatan yang efektif dan langsung tepat sasaran.

Melalui inovasi ini, setiap pasien yang mengambil nomor antrean di loket pendaftaran tidak hanya mendapatkan nomor urut untuk berobat, tetapi juga disajikan pesan-pesan singkat seputar tips kesehatan dan pola hidup sehat yang tercetak langsung pada kertas kartu tersebut.

Maksimalkan Waktu Tunggu Pasien

Plt. Kepala Puskesmas Simpur, dr. Dewi Retnosari, menjelaskan bahwa inovasi ENTER ini lahir sebagai solusi cerdas untuk mengoptimalkan waktu tunggu pasien di area puskesmas agar menjadi lebih bermanfaat.

“Kami ingin waktu tunggu yang biasanya dirasa menjemukan oleh pasien bisa berubah menjadi momen yang edukatif. Dengan adanya inovasi ENTER ini, masyarakat yang sedang mengantre bisa membaca informasi kesehatan praktis yang tercetak langsung di kartu antrean mereka. Harapannya, pemahaman masyarakat mengenai pencegahan penyakit bisa meningkat sejak dari ruang tunggu,” ujar dr. Dewi Retnosari.

Informasi Dinamis dan Selalu Diperbarui

Sistem pencetakan pesan edukasi pada kartu antrean ini dirancang secara sistematis agar informasi yang disampaikan selalu relevan dengan kondisi kesehatan terkini. Koordinator Pelayanan Pendaftaran Puskesmas Simpur, Marlinda, menjelaskan teknis penerapan inovasi ini di lapangan.

“Pesan kesehatan yang tertera di nomor kartu antrean sengaja kami buat dinamis dan selalu kami perbarui secara berkala. Edukasi yang kami sampaikan disesuaikan dengan isu kesehatan yang sedang hangat, mulai dari imbauan pencegahan DBD, tips gizi seimbang, hingga gerakan masyarakat hidup sehat (GERMAS). Dengan begitu, pasien mendapatkan informasi yang selalu segar setiap kali berkunjung,” jelas Marlinda.

Bagian dari Peningkatan Mutu Pelayanan

Inovasi ini juga menjadi salah satu langkah strategis Puskesmas Simpur dalam menjaga standar mutu pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya pada upaya promotif (peningkatan kesehatan) dan preventif (pencegahan).

Koordinator Mutu Pelayanan Puskesmas Simpur, dr. Anindia Putri, menegaskan bahwa inovasi ENTER merupakan salah satu indikator nyata dari komitmen puskesmas dalam memberikan pelayanan yang berorientasi pada kepuasan dan kecerdasan pasien.

“Mutu pelayanan tidak hanya diukur dari pengobatan medis di dalam ruang periksa, tetapi juga bagaimana kita membangun kesadaran kesehatan masyarakat. Inovasi ENTER ini adalah langkah preventif sederhana namun berdampak besar. Kami ingin memastikan setiap pasien yang datang ke Puskesmas Simpur pulang membawa pengetahuan baru untuk menjaga kesehatan diri dan keluarga mereka di rumah,” pungkas dr. Anindia Putri.

Dengan adanya inovasi ENTER, Puskesmas Simpur membuktikan bahwa media sederhana seperti kartu antrean pun bisa disulap menjadi sarana edukasi yang efektif demi mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan mandiri. (Mira)

Berita Populer

Semarak HUT RI ke-81, Desa Negeri Sakti Gelar Jalan Sehat, Ratusan Warga Antusias Ikuti Kegiatan

Pesawaran (HO) – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Desa Negeri Sakti, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Lampung,...

Pengibaran Merah Putih di Menara 74 Meter, Puslatpurmar 8 Teluk Ratai Kobarkan Semangat Kemerdekaan

Lampung (HO) - Pengibaran Merah Putih dilakukan Prajurit Puslatpurmar 8 Teluk Ratai di puncak Menara Telkomsel setinggi 74 meter di Desa Gebang, Kecamatan Teluk...
error: Content is protected !!