Pesawaran (HO) – Pemerintah Desa Bernung, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Tahun 2027 di Balai Desa Bernung.
Musrenbangdes merupakan forum tahunan yang melibatkan berbagai unsur masyarakat untuk menyerap aspirasi dan menyusun prioritas pembangunan desa pada tahun anggaran 2027.
Kegiatan Musrenbangdes Desa Bernung secara resmi dibuka oleh Ketua BPD Desa Bernung, Muslim Badawi, yang mewakili Kepala Desa Bernung. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam menentukan arah pembangunan desa.
“Pembangunan yang baik adalah pembangunan yang lahir dari aspirasi masyarakat. Musrenbangdes ini menjadi wadah kita bersama untuk menyusun prioritas sesuai kebutuhan Desa Bernung,” ujar Muslim Badawi.
Infrastruktur dan Balai Dusun Jadi Sorotan
Dalam musyawarah tersebut, warga dari berbagai dusun menyampaikan sejumlah usulan, dengan perbaikan infrastruktur jalan penghubung antar dusun menjadi aspirasi yang paling banyak disampaikan. Kondisi jalan yang rusak parah dinilai sangat menghambat aktivitas dan perekonomian warga.

Selain itu, masyarakat juga mengusulkan perbaikan balai dusun yang kondisinya dinilai sudah sangat memprihatinkan. Balai dusun dianggap penting sebagai pusat pelayanan dan kegiatan masyarakat di tingkat dusun.
Usulan Rumah Tidak Layak Huni dari Sejumlah Dusun
Warga Dusun Sukoharjo mengusulkan penanganan rumah tidak layak huni (RTLH), di mana terdapat tiga rumah berbahan geribik yang kondisinya hampir roboh dan membutuhkan penanganan segera.
Hal serupa juga disampaikan warga Dusun Taman Rejo yang mengusulkan perbaikan RTLH serta perbaikan jalan dusun sepanjang kurang lebih 200 meter yang saat ini mengalami kerusakan.
Sementara itu, Dusun Suka Negeri turut mengajukan usulan perbaikan gapura dusun, pengadaan mesin pemotong rumput, tambahan kursi dusun, bantuan bibit tanaman beserta polibag, serta permintaan untuk mengaktifkan kembali RISMA (Remaja Islam Masjid) yang selama ini vakum.
Seluruh aspirasi dari masing-masing dusun tersebut dicatat dan dibahas bersama untuk ditetapkan sebagai skala prioritas pembangunan Desa Bernung Tahun 2027.
Kepala Desa: Usulan Akan Dibawa ke Musrenbang Kabupaten
Kepala Desa Bernung, Deswan, saat ditemui usai kegiatan menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Musrenbangdes dengan lancar dan partisipasi masyarakat yang tinggi.
“Kegiatan ini bertujuan untuk menyerap seluruh usulan masyarakat yang akan menjadi bahan perencanaan pembangunan tahun 2027, baik di bidang pembangunan fisik maupun kemasyarakatan,” ujar Deswan.
Rabu (21/1/2026).

Ia menegaskan bahwa hasil Musrenbangdes ini akan menjadi bahan pembahasan pada Musrenbang tingkat kabupaten, sehingga diharapkan dapat benar-benar menjadi perhatian pemerintah daerah.
“Harapan kami, usulan-usulan yang disampaikan masyarakat ini dapat menjadi prioritas dan direalisasikan oleh pemerintah daerah, karena ini murni aspirasi warga Desa Bernung,” tambahnya.
RTLH Jadi PR Besar Pemerintah Desa
Menanggapi banyaknya usulan terkait rumah tidak layak huni, Deswan mengakui bahwa persoalan tersebut menjadi pekerjaan rumah besar bagi Pemerintah Desa Bernung.
“Memang ada beberapa rumah warga yang kondisinya sangat tidak layak huni. Namun keterbatasan anggaran Dana Desa, terutama pada tahun 2025 yang mengalami penurunan signifikan, membuat kami belum bisa berbuat banyak,” ungkapnya.
Oleh karena itu, ia berharap adanya dukungan dari Pemerintah Daerah melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) maupun Baznas Kabupaten Pesawaran untuk membantu program bedah rumah.
“Kami berharap program bedah rumah dari pemerintah daerah maupun Baznas dapat membantu mengurangi kemiskinan dan dampaknya terhadap angka stunting, khususnya di Desa Bernung,” pungkas Deswan.
Sekcam Gedong Tataan Apresiasi Pelaksanaan Musrenbangdes
Sementara itu, Sekretaris Camat Gedong Tataan, Ramadi, menyampaikan bahwa Desa Bernung menjadi desa pertama di Kecamatan Gedong Tataan yang melaksanakan Musrenbangdes tahun ini.
“Musrenbangdes merupakan forum penting untuk membahas rencana program pembangunan desa yang menjadi skala prioritas, terutama dengan adanya perubahan pagu anggaran Dana Desa,” jelas Ramadi.
Ia juga mendorong pemerintah desa untuk mencari terobosan dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD), baik melalui kerja sama dengan pemerintah maupun pihak nonpemerintah.
Berjalan Tertib dan Penuh Kebersamaan
Musrenbangdes Desa Bernung berlangsung tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan. Hasil kesepakatan musyawarah ini selanjutnya akan dituangkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2027.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua dan anggota BPD, perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, kader PKK, perwakilan kelompok perempuan, serta unsur Kecamatan Gedong Tataan guna memastikan sinkronisasi program desa dengan kebijakan pemerintah daerah (red)
