Jumat, Januari 30, 2026

Kejari Pesawaran Launching dan Festival UMKM Mitra Adhyaksa, Perkuat Sinergi Dorong Ekonomi Daerah

Pesawaran (HO) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Pesawaran kembali menegaskan perannya sebagai institusi yang tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga aktif mendukung penguatan ekonomi masyarakat. Melalui Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), Kejari Pesawaran menggelar Launching dan Festival UMKM Mitra Adhyaksa, Selasa (23/12/2025), di Aula Kejaksaan Negeri Pesawaran.

Kegiatan ini melibatkan 50 pelaku UMKM lokal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Pesawaran. Program UMKM Mitra Adhyaksa merupakan bentuk dukungan nyata terhadap Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam mendorong kewirausahaan dan kemandirian bangsa melalui penguatan sektor ekonomi kreatif. Program ini sekaligus menjadi bagian dari implementasi Sapta Karya “7 Program Kerja UMKM Mitra Adhyaksa (UMA)” yang digagas oleh Kejaksaan Tinggi Lampung.

Kajari Pesawaran Umi Kalsum, S.H, M.H, Poto bersama dengan UMKM Mitra Adhyaksa

Launching UMKM Mitra Adhyaksa bertujuan untuk mempercepat pemulihan ekonomi daerah, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkuat ekosistem usaha mikro melalui sinergi lintas sektor antara Kejaksaan, Pemerintah Daerah, lembaga perbankan, BUMN dan instansi vertikal terkait.

Acara tersebut diresmikan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Pesawaran, Umi Kalsum, S.H., M.H., dan dihadiri Bupati Pesawaran Nanda Indiria B., Wakil Bupati Antonius Muhammad Ali, serta jajaran pimpinan instansi vertikal, perangkat daerah, PTPN I Regional VII, dan BRI Branch Office Pringsewu. Kehadiran lintas sektor ini diharapkan dapat memperluas akses pembinaan, meningkatkan kapasitas pelaku usaha, serta membuka peluang kerja sama bagi UMKM lokal.

Dalam sambutannya, Umi Kalsum menegaskan bahwa Program UMKM Mitra Adhyaksa merupakan langkah konkret Kejaksaan dalam menghadirkan hukum yang berpihak pada pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Baca Juga:  Ketua MPAL Pesawaran Dukung Penuh, Polri di Bawah Komando Presiden RI

“Program ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata komitmen Kejaksaan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi rakyat. Penegakan hukum tidak hanya berbicara soal keadilan di ruang sidang, tetapi juga bagaimana hukum memberikan kepastian dan perlindungan bagi pelaku usaha,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Pesawaran Nanda Indiria B., S.E., M.M., menyampaikan bahwa UMKM Mitra Adhyaksa menjadi upaya strategis dalam memperkuat fasilitasi dan pendampingan usaha melalui kolaborasi lintas sektor.

“Kerja sama ini melibatkan perbankan, Dinas Kesehatan, Kementerian Agama, PTSP,. Program ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem usaha yang kondusif, meningkatkan legalitas dan kualitas produk, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan di Bumi Andan Jejama,” kata Nanda.

Sebelum pelaksanaan launching, Kejari Pesawaran telah melakukan berbagai langkah strategis yang langsung menyentuh pelaku usaha kecil. Di antaranya, fasilitasi penerbitan sekitar 500 Nomor Induk Berusaha (NIB) bekerja sama dengan DPMPTSP Kabupaten Pesawaran, serta penerbitan ±400 Sertifikat Halal melalui sinergi dengan Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran, guna meningkatkan legalitas, daya saing, dan kepercayaan konsumen terhadap produk UMKM lokal.

Pada kegiatan tersebut, Kejaksaan Negeri Pesawaran juga menyalurkan bantuan corporate social responsibility (CSR) kepada 22 UMKM Mitra Adhyaksa. Bantuan yang diberikan berupa peralatan penunjang usaha, antara lain mesin sealer, mesin grinder, kompor, serta perlengkapan pendukung lainnya.

Bantuan ini merupakan hasil dukungan dari Kejaksaan Tinggi Lampung, PTPN I Regional VII, serta sejumlah perusahaan di Kabupaten Pesawaran.

Baca Juga:  Berikan Bantuan Hukum, PAPELA Kawal Persidangan KDRT Vivin

Selain penyaluran bantuan, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan seminar digital marketing yang diikuti seluruh peserta UMKM. Seminar menghadirkan pemateri dari Kejaksaan Negeri Pesawaran, Dinas Koperasi, UMK, dan Ketenagakerjaan Kabupaten Pesawaran, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pesawaran, serta BRI Branch Office Pringsewu.

Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong perluasan akses pasar dan meningkatkan kemampuan adaptasi pelaku UMKM terhadap perkembangan ekonomi digital.

Rangkaian acara juga diisi dengan kegiatan donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis, serta bazar UMKM yang menampilkan berbagai produk unggulan Kabupaten Pesawaran, seperti makanan ringan, kopi lokal, dan kerajinan tapis.

Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali, S.H., turut memberikan motivasi kepada para pelaku UMKM dengan menekankan pentingnya menjaga semangat, berinovasi, dan selalu mengiringi setiap langkah usaha dengan doa.

“Para pelaku UMKM di Kabupaten Pesawaran harus terus menjaga semangat, berani berinovasi, dan jangan lupa selalu mengiringi setiap langkah usaha dengan doa,” ujarnya.

Melalui Program UMKM Mitra Adhyaksa, Kejaksaan Negeri Pesawaran berharap dapat menciptakan wadah pembinaan yang berkelanjutan, sehingga pelaku UMKM memiliki mitra yang dapat diandalkan dalam berkonsultasi, baik dari aspek hukum maupun pengembangan usaha.

Program ini juga diharapkan mampu mendorong pelaku UMKM untuk terus berinovasi, karena penguatan ekonomi nasional berawal dari langkah-langkah kecil yang konsisten di daerah. (Red)

Berita Populer

Masyarakat Apresiasi Satlantas Polres Pesawaran, Kawal Pasien ke Rumah Sakit

Pesawaran (HO) - Masyarakat Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung sangat mengapresiasi kinerja Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Pesawaran dalam pengawalan salah satu warga Pesawaran menuju rumah...

Ketua MPAL Pesawaran Dukung Penuh, Polri di Bawah Komando Presiden RI

Pesawaran (HO) - Majelis Punyimbang Adat Lampung (MPAL) Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung mendukung penuh Polri tetap berada di bawah komando Presiden RI. Ketua MPAL Kabupaten...
error: Content is protected !!