Minggu, Desember 7, 2025

Polres Pesawaran Lakukan Rikmin, Sebanyak 49 Pendaftar Bintara Brimob Lolos Verifikasi

Pesawaran (HO) – Verifikasi dan Pemeriksaan administrasi (Rikmin) awal penerimaan Bintara Brigade Mobil (Brimob) Polri Tahun Anggaran 2025, Panitia bantuan penerimaan (Pabanrim) Polres Pesawaran Polda Lampung mencatat 49 pendaftar telah lolos.

Kapolres Pesawaran AKBP Heri Sulistyo Nugroho melalui Kabag SDM Polres Pesawaran selaku Ketua Pelaksana Kegiatan Kompol Harry Suryadi mengatakan bahwa penerimaan calon Bintara anggota Brimob di wilayah hukum Polres Pesawaran dilakukan secara terbuka dan tidak dipungut biaya apapun.

“Seleksi calon Bintara Brimob kita laksanakan dengan terbuka dan umum dengan diikuti 55 pendaftar namun setelah dilakukan verifikasi administrasi hanya 49 peserta yang lolos,” kata dia, saat melaksanakan kegiatan tersebut di Aula Pamor Persada Mapolres Pesawaran, Kamis (20/11/2025).

Harry menerangkan bahwa dari peserta yang telah lolos verifikasi administrasi kemudian dilakukan pemeriksaan lanjutan mulai dari fisik yang meliputi berat badan dan tinggi badan agar sesuai dengan standar yang ditentukan yakni tinggi badan dikurangi 110cm.

Baca Juga:  Ketua Harian YALPK GROUP Menduga Ada Pelanggaran Proses Akta Jaminan Fidusia oleh Leasing

“Selesai mengikuti verifikasi dan rikmin awal nantinya oleh petugas bekerjasama dengan dinas pendidikan akan melakukan verifikasi pada sekolah dimana peserta menempuh pendidikannya, dan dengan dinas catatan sipil guna verifikasi administrasi kependudukannya,” terang dia.

Ditegaskan, bahwa informasi yang didapat pada penerimaan calon Bintara Brimob Polri kali ini untuk Lampung telah menerima 753 peserta yang siap mengikuti tahapan. Dan, penerimaan calon Bintara Brimob Polri tahun anggaran 2025 di buka sejak tanggal 8 November sampai dengan 18 November 2025 dengan ditutup pada pukul 00.00WIB.

“Kalau kuota se-Indonesia, ada 2000 calon Bintara Brimob Polri yang dibutuhkan, kita lakukan penerimaan kemarin dari tanggal 08 sampai 18 November 2025 dan tercatat ada 55, namun setelah dilakukan pengecekan administrasi hanya 49, sisanya ada yang kurang terkait tinggi badan dan berkas-berkas lainnya,” tutur dia.

Baca Juga:  Satlantas Polres Pesawaran Gelar Operasi Zebra 2025, Catat 1087 Kasus Pelanggaran

Salah satu peserta yang mengaku bernama Alvan Yudha Nayu Tama dari Desa Hanura Kecamatan Teluk Pandan mengatakan bahwa keinginannya untuk bergabung dengan Satuan Brimob adalah impiannya.

“Menjadi anggota Brimob menjadi cita cita dan impian, saya sangat yakin dan optimis akan lolos dan mengikuti tahapan demi tahapan dengan baik. Optimisme saya,karena pendaftaran dilakukan dengan transparan dan tidak ada pungutan apapun,” kata dia.

Menurutnya, terkait kalau masih ada  informasi di luaran yang menyebut menjadi anggota Brimob Polri harus ada uang atau bayar adalah hoax dan tidak benar.

“Dari tahapan awal sampai sekarang, saya bersama temen yang lainnya tidak ada bayar apapun,semua gratis dan pemeriksaan semuanya dilakukan dengan terbuka artinya kami mengetahui secara detail sehingga kalau ada hal apapun kami sebagai peserta pasti tau,” ujar dia.  (Red)

Berita Populer

Ketua Harian YALPK GROUP Menduga Ada Pelanggaran Proses Akta Jaminan Fidusia oleh Leasing

Jawa Timur, Sidoarjo (HO) - Berdasarkan hasil pengawasan yang dilakukan oleh Yayasan Advokasi Lembaga Perlindungan Konsumen (YALPK GROUP), ditemukan dugaan pelanggaran oleh leasing atau...

LSM PRO RAKYAT Adukan Darurat Korupsi Lampung ke Presiden Prabowo

Kasus Besar Mandek, Penegakan Hukum Melemah Bandar Lampung (HO) - Kondisi pemberantasan korupsi di Provinsi Lampung kembali menjadi sorotan. Lembaga Swadaya Masyarakat PRO RAKYAT secara...
error: Content is protected !!