Jumat, Januari 30, 2026

Dewan Guru Bersuara, Kepala SMAN 1 Anak Ratu Aji Terancam Dipenjara

Lampung Tengah (HO) – Yang terbaru, sejumlah wali murid sepakat melaporkan dugaan korupsi dana sekolah berupa Bantuan Operasional Siswa (BOS) dan dana Komite berikut dugaan pungli yang dilakukan Kepala SMAN 1 Anak Ratu Aji, Sutanto ke Kejaksaan Tinggi Lampung.

“Kami sudah siap membuat pernyataan tertulis dan ditanda tangani untuk melaporkan kepala sekolah ke aparat penegak hukum, karena banyak dugaan penyimpangan anggaran, terlebih tahun kemarin masih berjalan pungutan-pungutan, alasannya sumbangan,” ungkap perwakilan wali murid, Kamis (28/8).

Ditambahkan, kinerja Kepala SMAN 1 Anak Ratu Aji jauh dari kata baik, terutama dalam pengelolaan anggaran sekolah, karena tidak hanya anggaran besar, bahkan dugaan pungli dalam jumlah kecil pun dikerjakan.

Baca Juga:  Atensi Kapolres Pesawaran Dugaan Korupsi, Teralis Besi Menunggu Kades Gedongtataan

“Kalau dana BOS itu jelas lah, dananya besar termasuk Komite, ini yang kami tidak habis fikir sampai ke kantin ada peran Kepsek, ini sudah keterlaluan dan kebablasan, jadi kami sepakat melaporkannya dengan di bantu rekan media Handalonline.com,” tambahnya.

“Kalau APH turun saya yakin semua akan terbuka, apalagi dewan guru juga pasti buka suara karena banyak cerita ke kami sudah gerah dengan kinerja Kepala sekolah,” timpalnya.

Terpisah, salah seorang dewan guru mengaku sudah geram dengan tindak tanduk Sutanto, dirinya menjabarkan semenjak Kepemimpinan Dr. Sutanto diduga data siswa siswi yang mengundurkan diri/tidak bisa melanjutkan pendidikan di sekolah tidak d ihapus

Baca Juga:  Kepala Kantor Kementerian ATR/BPN Mesuji Berbagi Buku ke Perpustakaan Daerah

“Data DAPODIK siswa-siswi Tersebut diduga tidak di keluarkan oleh Ismoyo operator sekolah sehingga dana BOS Siswa Siswi Tersebut Tetap keluar sebagaimana mestinya,” ujarnya.

“Adapun oknum PPPK guru yang seyogyanya mencerdaskan kehidupan Bangsa dengan tugas mengajar justru diperintahkan oleh kepala Sekolah Untuk Menarik uang pungutan kantin Sebesar Rp. 10.000/hari,” pungkasnya. (red)

Diberitakan sebelumnya dengan link: https://handalonline.com/2025/08/27/wali-murid-menjerit-kepala-sman-1-anak-ratu-aji-diduga-simpangkan-dana-sekolah/

Berita Populer

Masyarakat Apresiasi Satlantas Polres Pesawaran, Kawal Pasien ke Rumah Sakit

Pesawaran (HO) - Masyarakat Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung sangat mengapresiasi kinerja Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Pesawaran dalam pengawalan salah satu warga Pesawaran menuju rumah...

Ketua MPAL Pesawaran Dukung Penuh, Polri di Bawah Komando Presiden RI

Pesawaran (HO) - Majelis Punyimbang Adat Lampung (MPAL) Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung mendukung penuh Polri tetap berada di bawah komando Presiden RI. Ketua MPAL Kabupaten...
error: Content is protected !!