Kualitas Pekerjaan, Setoran Proyek Bakal Terbongkar
Tanggamus (HO) – Sejumlah elemen masyarakat Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung bersiap untuk segera melaporkan dugaan korupsi Miliaran rupiah Dinas Pekerjaan umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) setempat ke aparat penegak hukum.
Hal tersebut ditegaskan perwakilan masyarakat Tanggamus S. Malinton, Sabtu (2/8/2025) di kediamannya, jalan raya Pulau Panggung, kabupaten setempat.
“Ya, kami sudah sepakat melaporkan dugaan korupsi ini ke Kejaksaan Tinggi Lampung, karena hasil penelusuran kami di lapangan banyak pembangunan tidak sesuai dengan spesifikasi, diduga karena terlalu banyak anggaran keluar untuk hal-hal yang melanggar hukum seperti fee proyek dan ketidaksesuaian bahan bangunan dengan volume,” ungkapnya.

Pelapor Kantongi Sumber Kuatkan Dugaan Setoran Proyek
Ditambahkan, pihaknya juga sudah mengantongi keterangan-keterangan sumber yang menguatkan dugaan korupsi dan setoran proyek kepada oknum Dinas.
“Sumber kita banyak, bahkan masyarakat sekitar juga menerangkan ke kami bahwa saat pelaksanaannya banyak dugaan penyimpangan, sehingga sekarang kita buktikan di lapangan hasil kerjaan luar biasa buruk,” tambahnya.
“Bayangkan saja, baru hitungan bulan ada hotmix yang bisa diangkat menggunakan tangan, itu karena ringkih dan tipisnya lapisan aspal,” timpalnya.
Malinton melanjutkan, pihaknya akan menindaklanjuti kasus dugaan korupsi proyek Milyaran rupiah ini ke Kejaksaan Tinggi Lampung karena nominal dugaan kerugian negaranya sangat besar.
“Potensi negara ruginya besar, jadi kami putuskan melaporkan ke Kejati, kami yakin Kejati Lampung memiliki integritas untuk membongkar permainan-permainan yang kami duga sejak lama ada di Tanggamus,” tutupnya.
Diberitakan sebelumnya dengan link: Belasan Miliar Anggaran Proyek PUPR Kabupaten Tanggamus Terindikasi Korupsi
