Lampung Selatan (HO) – Terkait dugaan indikasi penyimpangan anggaran dana desa (DD) Desa Purwotani Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan Provinsi Lampung, perwakilan masyarakat mendatangi kantor Bupati dan menemui Bupati yang baru di lantik Radityo Egi Pratama dengan tujuan meminta bantuan untuk mengawal atas apa yang menjadi keluhan masyarakat, terkait laporan dugaan korupsi yang telah pihaknya laporkan di kejaksaan negeri (Kejari) setempat.
Dijelaskan oleh perwakilan masyarakat Desa Purwotani, mereka menyebutkan bahwa sebelumnya laporan mereka terkait dugaan indikasi penyimpangan anggaran dana desa (DD) yang diduga dilakukan oleh Sutrisno mantan Kepala Desa Purwotani tahun anggaran 2018-2023. Kemudian Maryatun kepala desa aktif tahun anggaran 2024.
“Terkait laporan dugaan tersebut telah kami masukkan beberapa waktu lalu di Kejaksaan Negeri Lampung Selatan, alhamdulillah laporan dari masyarakat terkait dugaan penyimpangan anggaran dana desa telah dilimpahkan kepada inspektorat kabupaten setempat,” ujar perwakilan masyarakat kepada Handalonline.com Rabu (19/3/2025).
Kemudian perwakilan masyarakat membenarkan pihaknya hari ini datang ke kantor Bupati Lampung Selatan untuk meminta bantuan serta pengawalan atas apa yang sudah mereka laporkan ke aparat penegak hukum, dan bahkan mereka menyampaikan bahwa meninggalkan surat untuk bapak bupati yang sudah kami masukkan melalui Protokol.
“Besar harapan kami, semoga surat tersebut sampai kepada Bupati kami Bapak Radityo Egi Pratama terkait pengaduan kami atas dugaan penyimpangan dana desa yang terjadi di desa kami tercinta,” timpal perwakilan masyarakat.
Perwakilan masyarakat kembali mengatakan untuk diketahui beberapa waktu lalu, pihaknya telah resmi melaporkan kepala desa saat ini Maryatun sekaligus Sutrisno mantan kepala desa sebelumnya ke Kejari Lampung Selatan. Saat ini pelaporan tersebut telah dilimpahkan ke Inspektorat Lampung Selatan.
“kami selaku warga khawatir pihak inspektorat tidak bekerja secara profesional. maka dari itu, kami berharap bapak bupati dapat membantu mengawal kiranya hal ini untuk diketahui, dan harapan kami bapak dapat turut andil dalam menertibkan birokrasi di desa kami agar tercipta pembangunan desa yang turut berkemajuan dan transparan,” pungkas nya (red)
