Minggu, Januari 18, 2026

Program Bansos, Pemerintah Pekon Unggak Bagikan Beras Kepada 111 KPM

Tanggamus (HO) – Melalui program Bantuan Sosial (Bansos), Pemerintah Pekon Unggak Kecamatan klumbayan Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung membagikan beras kepada 111 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dibalai Pekon setempat.

Kepala Pekon Unggak Kamilludin Aziz, mengatakan pihaknya telah membagikan bantuan berupa beras masing-masing setiap KPM menerima seberat 10 kg kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan dan bantuan beras ini diperuntukkan untuk 111 KPM sejak bulan Januari sampai dengan Juni 2024. hari ini merupakan penyaluran bulan ke-2.

Program Bansos, Pemerintah Pekon Unggak Bagikan Beras Kepada 111 KPM

“Insya Allah, bulan selanjutnya akan kami bagikan kembali setelah beras kami terima di kantor Pekon Unggak, bagi yang belum menerima jangan berkecil hati, karena kami hanya menerima data dan membagikan kepada warga. Kami tetap berupaya bagi yang belum menerima bansos mengajukan lewat aplikasi SIKS-NG,” terangnya kepada Media Handalonline.com, Senin (26/2/2024).

Selanjutnya, bantuan tersebut bertujuan untuk membantu meringankan kebutuhan masyarakat apalagi zaman sekarang semua bahan-bahan pokok yang melonjak mahal.

“Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan bisa membantu masyarakat yang kurang mampu serta perekonomiannya yang sulit,” ujarnya.

Ia berharap, bagi masyarakat yang menerima bantuan beras tersebut harus pergunakan bantuan itu dengan sebaik mungkin jangan dijual ataupun untuk hal-hal yang tidak menguntungkan.

“Meskipun masyarakat sangat antusias yang berdatangan dan menunggu antrian namun kegiatan ini tetap berjalan dengan lancar, aman, dan kondusif,” pungkasnya.(Anwar Sahadat)

Berita Populer

Viral!!!, Dampak Banjir Pembangunan RS Urip Sumoharjo Gedong Tataan, Pemkab Segera Turun Tangan

Pesawaran (HO) - Viral nya pemberitaan terkait dengan fenomena banjir yang diduga sebagai dampak pembangunan Rumah Sakit Urip Sumoharjo Gedong Tataan, akhir nya Tim...

Simposium SMSI Tegaskan Pilkada Melalui DPRD sebagai Alternatif Demokrasi

Jakarta (HO) - Wacana perubahan sistem pemilihan kepala daerah kembali menguat menjelang Pilkada 2026. Menyikapi dinamika tersebut, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menggelar Simposium...
error: Content is protected !!