Sabtu, Desember 13, 2025

Alami Pendangkalan, Pemkab Pesawaran Segera Bangun Normalisasi Sungai Way Kaliawi

Pesawaran (HO) – Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran akan melakukan normalisasi Sungai Way Kaliawi Desa Kububatu Kecamatan Way Khilau kabupaten setempat.

Normalisasi sungai tersebut dilakukan karena Sungai Way Kaliawi tersebut sudah mengalami pendangkalan, bahkan terlihat dari beberapa material pinggir jalan yang sudah tergerus oleh aliran air.

Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menjelaskan, dengan terjadinya pendangkalan tersebut dapat menutup aliran sungai serta merubah alur sungai, yang dapat menyebabkan air sungai meluap ke pemukiman warga.

“Ini yang berbahaya apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi dan aliran deras dapat menabrak dan merusak badan jalan, seperti kondisinya saat ini,” kata Dendi, saat meninjau sungai Way Kaliawi Desa Kububatu Kecamatan Way Khilau beberapa waktu lalu, Senin (26/2/2024).

Baca Juga:  Bukit Asam Raih Juara I Kategori Perusahaan Go Publik Non Keuangan di Annual Report Awards 2024

Menurutnya, jalan yang berada di dekat aliran Sungai Way Kaliawi itu merupakan jalan kabupaten dan akses penghubung antar Desa Kububatu dan Desa Padang Cermin.

“Jadi saya bersama dengan anggota DPRD komisi III Yusak, turun langsung mengecek bagian yang perlu dilakukan langkah dan solusinya. Dan ada dua solusi untuk mengatasi masalah pendangkalan Sungai Way Kaliawi tersebut,” ujarnya.

“Solusi yang pertama adalah melakukan normalisasi sungai dengan membuat alirannya menjadi lurus dan tidak berbelok. Kemudian yang kedua adalah pembangunan jembatan antar desa itu,” timpalnya.

Baca Juga:  Kasubsi Kamtib Lapas Kelas III Dharmasraya Lakukan Kontrol Blok Hunian dan Pemeliharaan Kunci/Gembok

Dirinya menjelaskan, luas sungai yang dilakukan normalisasi dan jembatan cukup besar, sehingga membutuhkan anggaran yang besar.

“Kalau untuk normalisasi sungai itu tidak boleh dibiarkan terlalu lama, karena bisa terdampak dengan meluapnya air, walaupun tidak langsung ke pemukiman tetapi dapat membuat jalan tertutup,” jelasnya.

“Namun jika untuk pembangunan jembatan memang membutuhkan anggaran yang besar, dan bisa dilakukan dengan dua tahap pengerjaannya,” pungkasnya. (Red)

Berita Populer

Konflik Pagar Jaring Laut Lampung Marriott Resort, Nelayan Tagih Janji Wakil Bupati

Pesawaran (HO) - Dalam Upaya penyelesaian konflik antara masyarakat nelayan Teluk Pandan dan pihak Lampung Marriott Resort & Spa memasuki babak baru. Setelah sebelumnya...

Thomas Amirico Minta 440 PPPK SMA/SMK di Pesawaran Tingkatkan Kinerja

Pesawaran (HO) - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung mengumpulkan ratusan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) jenjang SMA Negeri dan SMK Negeri se-Kabupaten...
error: Content is protected !!