Jumat, Mei 8, 2026

Gagal, Caleg Depresi, RS Jiwa Lampung Siapkan Ruangan Konsultasi

Lampung (HO) – Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Daerah Provinsi Lampung menyediakan psikiater untuk konsultasi sejumlah calon legislatif.

Humas RSJ Lampung, David mengatakan pihaknya menyiapkan sebanyak lima tenaga psikiater yang siap memberikan pelayanan konsultasi.

“Untuk program konsultasi khusus caleg, sebenarnya tidak ada tetapi kita membuka program konsultasi untuk masyarakat umum termasuk para caleg,” katanya, Jumat (16/2/2024).

Baca Juga:  Pemprov Lampung Deklarasikan SPMB 2026/2027 Bersih dan Transparan, Usung Semangat “No Titip, No Jastip”

David menyebut, program konsultasi itu diharapkan mampu membantu mengurangi potensi depresi bagi para caleg yang membutuhkan konsultasi psikologis.

Menurut David, pihaknya menyediakan sebanyak 162 tempat tidur untuk masyarakat yang membutuhkan fasilitas pelayanan kejiwaan.

“Sejauh ini sih belum ada permintaan atau laporan adanya caleg yang membutuhkan konsultasi kejiwaan, namun kami tetap menyediakan pelayanan konsultasi,” katanya.

Baca Juga:  Koperasi Desa Merah Putih Masuk Tahap Pembangunan, Pemerintah Desa Batu Balak Dukung Penuh Program Presiden

Diketahui, pada pelaksanaan Pemilihan Legislatif (Pileg), KPU kabupaten setempat mencatat sebanyak 403 calon legislatif memperebutkan 40 kursi DPRD kabupaten Pesawaran.

“Ya kami berharap tidak ada caleg yang sampai depresi setelah pelaksanaan pemilihan legislatif,” harapnya. (Red)

Berita Populer

Dugaan Korupsi Embung Kemiling Sebesar Rp 7 Miliar, BANKI Segera Lapor Kejati

Bandar Lampung (HO) – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Brigade Anak Negeri Kawal Indonesia (BANKI) sudah melengkapi berkas pelaporan terkait dugaan...

Pemprov Lampung Deklarasikan SPMB 2026/2027 Bersih dan Transparan, Usung Semangat “No Titip, No Jastip”

Lampung (HO) - Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, menghadiri Deklarasi Penandatanganan Pakta Integritas dan Sosialisasi Sistem...
error: Content is protected !!