Selasa, Agustus 11, 2026

Siswi Sekolah Dasar Kena Bully, Bupati Pesawaran Gerak Cepat Lakukan Ini

Pesawaran (HO) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona bergerak cepat menindaklanjuti tindak bullying yang terjadi di UPTD SDN 1 Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran, Lampung, Rabu (29/11/2023).

Bupati Dendi memerintahkan langsung kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bersama Dinas P3AP2KB Kabupaten Pesawaran dan Camat Teluk Pandan untuk bertindak cepat setelah mendapatkan kabar terkait tindak bullying di wilayahnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesawaran Ancha Marta Utama mengatakan telah memediasi antara pihak orang tua korban dengan orang tua pelaku.

“Disaksikan oleh Jajaran Polres Pesawaran, Polsek Padang Cermin, Kepala Sekolah, Komite Sekolah, Jajaran Perangkat Desa dan masyarakat setempat, mediasi menghasilkan kesepakatan untuk diselesaikan secara kekeluargaan antara kedua belah pihak,” ucapnya.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bersama Dinas P3AP2KB Kabupaten Pesawaran akan terus mendampingi dan memantau perkembangan psikis serta menghilangkan trauma agar mau kembali bersekolah.

Selain itu, dalam rangka mencegah tindak kekerasan di lingkungan dunia pendidikan, Bupati Pesawaran telah membentuk Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) Di Lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesawaran.

Sementara, Orang tua dari pelaku bullying, Purwanto telah memohon maaf yang sebesar – sebesarnya atas perlakuan buah hatinya kepada Sy yang terjadi kemarin (Selasa, 28/11/23-red).

Dirinya menyesalkan tindakan buah hatinya yang berada diluar kontrolnya dan berjanji memastikan buah hatinya tidak mengulangi perbuatan tersebut.

Menanggapi hal itu, Orang tua dari korban Sy., Sodikin menerima dengan lapang dada permohonan dari orang tua pelaku.

Namun Ia berharap kejadian seperti ini tidak terjadi lagi kepada anaknya maupun kepada murid lainnya.

Sodikin meminta peningkatan pengawasan di pihak sekolah untuk kenyamanan para murid dalam mengenyam pendidikan.

Kepala SDN 1 Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran, Meliana sangat menyayangkan dan ada terjadinya pembullyan di Sekolah yang dipimpinnya.

“Saya meminta maaf kepada seluruh masyarakat dan berjanji akan lebih meningkatkan pengawasan dalam proses pembelajaran di sekolah, kedepannya hal serupa tidak terjadi lagi,” pungkasnya. (Red)

Berita Populer

Satgas BKO Lanal Lampung Gagalkan Peredaran 1.437 Liter Miras Ilegal di Pelabuhan Bakauheni

Bandar Lampung (HO) – Tim Satgas BKO Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Lampung, Jala Wira Saburai, menggagalkan dugaan penyelundupan minuman beralkohol ilegal di Dermaga...

Dodi Tegaskan Tidak Benar Ada Keterlibatan Polda Lampung, Klarifikasi Dugaan Penimbunan BBM: Kegiatan Tersebut Sudah Berhenti 3–4 Tahun Lalu

Bandar Lampung (HO) - Menyusul pemberitaan yang beredar di masyarakat terkait dugaan adanya gudang penimbunan bahan bakar minyak (BBM) yang dikelola oleh Dodi, oknum...
error: Content is protected !!