Minggu, Januari 18, 2026

WBP Kasus Terorisme Lapas Metro Dapat Bimbingan Rutin Petugas

Metro (HO) – Pembinaan Rohani merupakan upaya yang dilakukan untuk mengarahkan seseorang agar secara sadar dan sukarela mau melaksanakan apa yang diperintahkan oleh Tuhan. Kegiatan tersebut digelar pada, Jumat (4/8).

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Metro, Muchamad Mulyana menerangkan warga binaan didampingi petugas lapas melakukan kegiatan Pembinaan Kerohanian Agama Islam di Masjid At-Taubah secara rutin dari hari Senin sampai dengan Sabtu.

“Yang dilakukan adalah dengan membimbing Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Metro Sholat Berjamaah dengan khusyuk, membimbing baca dan hapalan Al Quran, membimbing Dakwah Islam serta Kajian Kajian Islam baik itu dari petugas petugas Lapas Metro dan ustad Dari luar Lapas,” jelas kalapas di ruang kerjanya, Jumat (4/8/2023).

WBP Kasus Terorisme Lapas Metro Dapat Bimbingan Rutin Petugas

Dikatakannya, peserta kegiatan adalah WBP yang tinggal di Blok Santri dan merupakan anggota dari perkumpulan Majelis Taklim Lapas Metro. Termasuk Tiga Orang Warga Binaan khusus dengan Kasus Terorisme.

“Dengan adanya Bimbingan Rohani, akan menjadi pegangan hidup yang lurus untun Warga Binaan saat menjalani masa pidana, maupun saat bebas nantinya karena buat bekal mereka nantinya di luar karena apabila keluar mereka mampu menghapal Quran dan mampu menjadi iman itu menjadi ladang ibadah untuk buat kami,” terangnya.

“Kami juga harus menyamakan hak hak Warga Binaan baik itu dari pembinaan Keagamaan Islam, Kristen, Hindu, Budha agar mereka mendapatkan ruang untuk mereka beribadah didalam Lapas, jadi tidak ada kendala lagi untuk mereka beribadah,” pungkas Muchamad Mulyana. (Red)

Berita Populer

Viral!!!, Dampak Banjir Pembangunan RS Urip Sumoharjo Gedong Tataan, Pemkab Segera Turun Tangan

Pesawaran (HO) - Viral nya pemberitaan terkait dengan fenomena banjir yang diduga sebagai dampak pembangunan Rumah Sakit Urip Sumoharjo Gedong Tataan, akhir nya Tim...

Simposium SMSI Tegaskan Pilkada Melalui DPRD sebagai Alternatif Demokrasi

Jakarta (HO) - Wacana perubahan sistem pemilihan kepala daerah kembali menguat menjelang Pilkada 2026. Menyikapi dinamika tersebut, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menggelar Simposium...
error: Content is protected !!