Lampung (HO) – UPT Puskesmas Simpur Kota Bandar Lampung memiliki Inovasi KEKASI GIA (Kelas Edukasi Gigi Anak) karena masih banyaknya masalah karies gigi pada anak yang dilaksanakan di SDN 1 Pasir Gintung, Senin (19/6/2023).
Kepala UPT Puskesmas Simpur, dr. Sarah Prima Ayu menyampaikan kegiatan sikat gigi bersama (Sigiber) melalui Inovasi KEKASI GIA merupakan salah satu inovasi pada program upaya kesehatan gigi sekolah(UKGS), tingginya masalah kesehatan gigi dan mulut pada anak yang menjadi perhatian penting terbentuknya Inovasi ini.

Irma Susila, S.ST selaku Penanggung Jawab Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) Pengembangan menambahkan Tingginya angka prevalensi karies gigi pada sejumlah siswa berdasarkan hasil penjaringan anak usia sekolah dengan masalah kesehatan gigi dan mulut.
“Kegiatan Sigiber ini rutin kami laksanakan ke TK, Paud maupun SD di wilayah kerja UPT Puskesmas Simpur agar salah satu pencegahan karies gigi bisa kami lakukan dengan continue setiap bulannya,” terangnya.

Begitu juga drg. Fitriyah Wahyuni pemegang program Upaya Kesehatan Gigi Sekolah mengungkapkan anak anak TK, Paud maupun SD antusias mengikuti kegiatan Sigiber ini.
Berdasarkan data Riskesdas Tahun 2018 tingginya angka proporsi perilaku menyikat gigi di Kota Bandar Lampung Lampung yaitu 96,5 %, hal ini telah melampaui Prevalensi Nasional yang hanya mencapai 94,7%. Data penduduk Kota Bandar Lampung yang menyikat gigi pada waktu yang benar hanya 1,1% dibandingkan dengan prevalensi nasional yaitu 2,8 %.
“Inovasi KEKASI GIA ini menjelaskan cara demonstrasi menyikat gigi dengan cara yang tepat dan waktu kapan harus menggosok gigi,” katanya.
Sementara itu Susan (7) salah satu siswi SDN 1 pasir gintung mengungkapkan senang karena kakaknya kasih tau cara sikat gigi supaya giginya sehat tidak bolong dan sakit gigi lagi. (Mira)
