Kejari Limpahkan Berkas Oknum Ketua LSM GMBI Kecamatan Ke PN Gedongtataan

 Editor: M.Ismail 
Kejari Limpahkan Berkas Oknum Ketua LSM GMBI Kecamatan Ke Pengadilan Negeri Gedongtataan

Pesawaran (HO) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Pesawaran melimpahkan berkas pemeriksaan oknum Ketua LSM GMBI Kecamatan Teluk Pandan, Zaidan (45) kepada Pengadilan Negeri Gedongtataan.

Sebelumnya, Zaidan, warga Desa Hanura, Kecamatan Teluk Pandan itu ditangkap atas dugaan menyebarkan ujaran kebencian, menghalangi kerja jurnalistik serta melakukan pengancaman melalui media sosial.

Zaidan juga ditetapkan sebagai buron atau masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak 30 maret 2022, kemudian berhasil ditangkap di Lapangan Hanura, Teluk pandan pada Sabtu (10-9-2022) sekira pukul 16.25 WIB beberapa waktu lalu.

Jaksa Penuntut Umum, Ari Saputra menyebut pihaknya telah melengkapi berkas pemeriksaan, dengan demikian proses hukum akan berlanjut di Pengadilan (PN) Gedongtataan untuk mulai disidangkan.

Baca Juga:  Berikan Rasa Nyaman, Bupati Pesawaran Launching Dewi Ramah Mulia Desa Harapan Jaya

“Betul, berkas perkara oknum ketua LSM GMBI Teluk Pandan telah lengkap, dan sekarang kami limpahkan ke Pengadilan Negeri Gedongtataan,” jelas Ari saat ditemui usai penyerahan berkas di Kantor PN Gedongtataan, Kamis (17/11/2022).

Menurut Ari Saputra, tersangka dijerat empat pasal berlapis dengan ancaman pidana maksimal enam tahun kurungan penjara.

Zaidan dijerat pasal berlapis, antara lain: Pertama Pasal 28 ayat dua Jo Pasal 45A ayat dua atau Kedua Pasal 27 ayat (4) Jo Pasal 45 ayat empat Undang-Undang RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik (ITE).

Baca Juga:  Kembali Menang Telak 3-0, Bilyard PWI Lampung Masuk 16 Besar

“Kemudian, pasal ketiga Pasal 18 Ayat satu Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers atau Keempat Pasal 335 Ayat (1) Ke-1 KUHPidana pengancaman,” katanya.

Setelah pelimpahan berkas perkara, selanjutnya akan diagendakan sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan yang akan berlangsung paling lambat dua pekan mendatang.

“Perlu kami sampaikan juga bahwa tersangka ini pernah menjadi DPO dan itu akan kami bacakan sebagai bahan pertimbangan majelis hakim dalam memberikan putusan nantinya,” pungkasnya. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here