Senin, Desember 8, 2025

Kejari Limpahkan Berkas Oknum Ketua LSM GMBI Kecamatan Ke PN Gedongtataan

Pesawaran (HO) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Pesawaran melimpahkan berkas pemeriksaan oknum Ketua LSM GMBI Kecamatan Teluk Pandan, Zaidan (45) kepada Pengadilan Negeri Gedongtataan.

Sebelumnya, Zaidan, warga Desa Hanura, Kecamatan Teluk Pandan itu ditangkap atas dugaan menyebarkan ujaran kebencian, menghalangi kerja jurnalistik serta melakukan pengancaman melalui media sosial.

Zaidan juga ditetapkan sebagai buron atau masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak 30 maret 2022, kemudian berhasil ditangkap di Lapangan Hanura, Teluk pandan pada Sabtu (10-9-2022) sekira pukul 16.25 WIB beberapa waktu lalu.

Jaksa Penuntut Umum, Ari Saputra menyebut pihaknya telah melengkapi berkas pemeriksaan, dengan demikian proses hukum akan berlanjut di Pengadilan (PN) Gedongtataan untuk mulai disidangkan.

Baca Juga:  Ketua Harian YALPK GROUP Menduga Ada Pelanggaran Proses Akta Jaminan Fidusia oleh Leasing

“Betul, berkas perkara oknum ketua LSM GMBI Teluk Pandan telah lengkap, dan sekarang kami limpahkan ke Pengadilan Negeri Gedongtataan,” jelas Ari saat ditemui usai penyerahan berkas di Kantor PN Gedongtataan, Kamis (17/11/2022).

Menurut Ari Saputra, tersangka dijerat empat pasal berlapis dengan ancaman pidana maksimal enam tahun kurungan penjara.

Zaidan dijerat pasal berlapis, antara lain: Pertama Pasal 28 ayat dua Jo Pasal 45A ayat dua atau Kedua Pasal 27 ayat (4) Jo Pasal 45 ayat empat Undang-Undang RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik (ITE).

Baca Juga:  LSM PRO RAKYAT Tempuh Jalur Konstitusi, Uji Undang-Undang ke MK Demi Penegakan Hukum Tanpa Kompromi

“Kemudian, pasal ketiga Pasal 18 Ayat satu Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers atau Keempat Pasal 335 Ayat (1) Ke-1 KUHPidana pengancaman,” katanya.

Setelah pelimpahan berkas perkara, selanjutnya akan diagendakan sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan yang akan berlangsung paling lambat dua pekan mendatang.

“Perlu kami sampaikan juga bahwa tersangka ini pernah menjadi DPO dan itu akan kami bacakan sebagai bahan pertimbangan majelis hakim dalam memberikan putusan nantinya,” pungkasnya. (Red)

Berita Populer

Desak Copot Kepala BPKP Lampung, LSM PRO RAKYAT Datangi BPK RI dan Surati Presiden Prabowo

Sekretaris Umum Menilai Perwakilan BPK Provinsi Lampung Lakukan Pemeriksaan Tidak Sesuai Standar Lampung (HO) - Menjelang Tutup Buku Tahun Anggaran 2025, Ketua Umum LSM PRO...

Ketua Harian YALPK GROUP Menduga Ada Pelanggaran Proses Akta Jaminan Fidusia oleh Leasing

Jawa Timur, Sidoarjo (HO) - Berdasarkan hasil pengawasan yang dilakukan oleh Yayasan Advokasi Lembaga Perlindungan Konsumen (YALPK GROUP), ditemukan dugaan pelanggaran oleh leasing atau...
error: Content is protected !!