Diduga Mark-up Alat Prokes, Oknum Wartawan di Periksa Kejari

 Editor: M.Ismail 
Ketua FKWKP Bambang Hartono di periksa Kejari Pringsewu

Pringsewu (HO) –  Ketua Forum Komunikasi Wartawan Kabupaten Pringsewu( FKWKP)  Bambang Hartono (BH) di periksa Kejari setempat terkait dugaan mark-up pengadaan alat prokes pada pemilihan kepala pekon( Pilkakon) serentak 2022.

Dari pantauan beberapa media, BH di periksa tim pemeriksa Kejari Ade Damara  dari pukul 10:00 Wib  dan di pantau langsung oleh Kajari Ade Indrawan, BH di periksa dengan mengenakan jaket kulit berwarna coklat dan celana jeans hitam.

Kasi intel Kejari Pringsewu Median Suwardi mewakili Kajari Ade Indrawan mengatakan  hari ini  pihaknya terus melakukan pemeriksaan pada pihak pihak terkait pengadaan prokes  pada pilkakon serentak 2022 salah satunya penyedia berinisial BH.

Baca Juga:  Sukseskan Pilkades, Polres Pesawaran Amankan TPS, Bupati: Ganggu Keamanan Siapkan Sel Khusus

“Jadi dari hasil dokumen yang kita terima dari Kepala Pekon Nusawungu BH ini menandatangani bukti kas pengeluaran sementara dari penyedia sendiri CV Farrah Anantari tidak pernah merasa menandatangani BKP tersebut” kata Median Suwardi, Kamis (14/7/2022).

Menurut Median, munculnya nama BH berdasarkan hasil pemeriksaan dari beberapa Perangkat Pekon, penyedia dari CV. Farah serta dari hasil pemeriksaan NH.
Tak hanya itu, Bidang Intelejen Kejari Pringsewu sudah melakukan pemeriksaan terhadap 6 (enam) orang untuk dimintai keterangan.

“Selain keterangan dari beberapa perangkat Pekon dan Penyedia, nama BH juga disebut dari pemeriksaan NH. muncul juga nama-nama lainya yaitu, BRN, IY, SHN, dan SPR, yang di agendakan pemeriksaan besok hari Jum’at (15/7) untuk dimintai keterangan,” ujarnya.

Baca Juga:  Atlet Sambo Pesawaran Raih Medali Emas Porprov IX Lampung

Median juga mengatakan, Minggu depan pihak kejari  akan melakukan pemanggilan terhadap 19 Kepala Pekon yang telah menerima dana hibah dalam penyelenggaraan Pilkakon serentak Tahun 2022.

“Kita akan terus melakukan pemeriksaan dan juga minggu depan kita akan panggil 19 Kepala Pekon yang menerima dana hibah, yang mana pengadaan alat prokes ini bersumber dari dana tersebut,” pungkasnya. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here