Minggu, Juni 7, 2026

Ketua Bawaslu: Proses Demokrasi Butuh Media Massa, Pemilu 2024 Ajukan Rp20 M

Pesawaran (HO) – Proses demokrasi membutuhkan peran serta media massa, termasuk dalam mengawal Pemilu serentak yang akan berlangsung pada 2024 mendatang.

Demikian disampaikan oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Pesawaran, Ryan Arnando dalam rapat koordinasi kehumasan di sekretariat Bawaslu Pesawaran, Desa Kutoarjo, Kecamatan Gedongtataan, Kamis (7/7/2022).

Menurut Ryan, Bawaslu setempat telah menggelar berbagai kegiatan dalam mempersiapkan tahapan Pemilu serentak 2024.

“Persiapan itu antara lain: melakukan sosialiasi kepada pemilih disabilitas, kemudian melakukan koordinasi bersama pemerintah daerah bersama KPU Pesawaran dan Disdukcapil terkait daftar pemilih berkelanjutan, kemudian melakukan uji petik pengawasan di sejumlah desa,” jelas Ryan.

Dia mengungkap, pihaknya masih banyak menemukan data pemilih yang telah meninggal dunia masih masuk dalam daftar pemilih, sehingga diperlukan pembaruan data secara periodik.

Senada, Koordinator Divisi Data dan Informasi Bawaslu Pesawaran, Riswanto mengatakan proses perekrutan masih akan menunggu petunjuk teknis dari Bawaslu RI dan Provinsi Lampung.

“Sesuai aturan, kami akan merekrut panwascam sejumlah tiga orang untuk setiap kecamatan, di Pesawaran berjumlah 33 petugas pengawas, sementara panwas tingkat desa berjumlah 114 pengawas,” katanya.

Riswanto menuturkan pihaknya telah mengajukan dana penyelenggaraan Pemilu serentak 2024 sebesar Rp20 miliar, setelah sebelumnya mengajukan Rp15 miliar dan dilakukan revisi oleh Bawaslu Provinsi Lampung. (Red)

Berita Populer

Menuju Sarasehan Jilid 2, Sekber 3 Konstituen Dewan Pers Gelar Rapat Strategis

Bandar Lampung  (HO) - Sekretariat Bersama (Sekber) tiga konstituen Dewan Pers yang terdiri dari SMSI, AMSI, dan JMSI, menggelar Rapat Pemantapan persiapan kegiatan Sarasehan...

Inovasi “Kupas TB”, Puskesmas Simpur Jemput Bola,  Demi Target Bandar Lampung Bebas Tuberkulosis 2030

Bandar Lampung (HO) - Pemerintah Kota Bandar Lampung terus bergerak masif demi mencapai target nasional Eliminasi Tuberkulosis (TB) pada tahun 2030. Menjawab tantangan tersebut,...
error: Content is protected !!