Sabtu, Desember 13, 2025

Cegah Gangguan Kamtib, Rutan Kelas I Bandar Lampung Gelar Razia Rutin

Bandar Lampung (HO) – Petugas Rumah Tahanan Negara Kelas I Bandar Lampung kembali laksanakan razia rutin di kamar hunian Warga Binaan.

Kepala Kesatuan Pengamanan Rumah Tahanan Negara Kelas I Bandar Lampung, Yusuf Priyo Widodo mengatakan Penggeledahan ini merupakan razia rutin yang dilakukan dalam mencegah masuknya barang terlarang kedalam blok hunian Warga Binaan.

“Selain itu juga penggeledahan dilakukan untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban di dalam Rutan,” terangnya.Kamis (16/6/2022).

Yusuf Priyo Widodo melanjutkan, Peningkatan pengamanan di dalam Rutan menjadi kegiatan wajib yang harus dilakukan oleh masing-masing Petugas Pengamanan dalam mengendalikan situasi yang aman dan terkendali.

Baca Juga:  Ketua Harian YALPK GROUP Menduga Ada Pelanggaran Proses Akta Jaminan Fidusia oleh Leasing

“Selain pemantauan dan pengawasan, penggeledahan atau razia rutin juga terus dilakukan dalam meminimalisir barang-barang terlarang masuk kedalam kamar hunian,” jelasnya.

“Petugas yang tergabung dalam Staf Kesatuan Pengamanan Rutan bersama regu pengamanan melakukan penggeledahan di masing-masing kamar hunian dan memeriksa setiap barang yang dimiliki warga Binaan dan menyita barang-barang yang dilarang masuk kedalam blok hunian,” timpalnya.

Kemudian katanya, petugas juga melakukan penggeledahan badan pada masing-masing Warga Binaan dan melakukan kegiatan test urine kepada Warga Binaan secara acak. Hal ini sejalan dengan upaya Rumah Tahanan Negara Kelas I Bandar Lampung dalam mewujudkan Rutan yang bebas dari peredaran dan penyalahgunaan Narkoba.

Baca Juga:  Thomas Amirico Minta 440 PPPK SMA/SMK di Pesawaran Tingkatkan Kinerja

“Dari kegiatan ini didapatkan hasil negatif dari seluruh sample urin yang di ambil pada kegiatan ini,” ujarnya.

Dia menambahkan, Setelah selesai melakukan razia Warga Binaan juga diberikan pengarahan oleh petugas untuk mentaati setiap aturan yang berlaku didalam Rutan.

“Kami Menghimbau kepada seluruh warga binaan untuk mentaati tata-tertib yang berlaku di dalam Rutan, Karena ini akan di jadikan tolak ukur untuk pemberian hak-hak warga binaan, untuk dapat nantinya diajukan salah satunya progam integrasi,” ucap Yusuf Priyo Widodo. (Red)

Berita Populer

Konflik Pagar Jaring Laut Lampung Marriott Resort, Nelayan Tagih Janji Wakil Bupati

Pesawaran (HO) - Dalam Upaya penyelesaian konflik antara masyarakat nelayan Teluk Pandan dan pihak Lampung Marriott Resort & Spa memasuki babak baru. Setelah sebelumnya...

Thomas Amirico Minta 440 PPPK SMA/SMK di Pesawaran Tingkatkan Kinerja

Pesawaran (HO) - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung mengumpulkan ratusan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) jenjang SMA Negeri dan SMK Negeri se-Kabupaten...
error: Content is protected !!