Cegah Gangguan Kamtib, Rutan Kelas I Bandar Lampung Gelar Razia Rutin

 Editor: M.Ismail 

Bandar Lampung (HO) – Petugas Rumah Tahanan Negara Kelas I Bandar Lampung kembali laksanakan razia rutin di kamar hunian Warga Binaan.

Kepala Kesatuan Pengamanan Rumah Tahanan Negara Kelas I Bandar Lampung, Yusuf Priyo Widodo mengatakan Penggeledahan ini merupakan razia rutin yang dilakukan dalam mencegah masuknya barang terlarang kedalam blok hunian Warga Binaan.

“Selain itu juga penggeledahan dilakukan untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban di dalam Rutan,” terangnya.Kamis (16/6/2022).

Yusuf Priyo Widodo melanjutkan, Peningkatan pengamanan di dalam Rutan menjadi kegiatan wajib yang harus dilakukan oleh masing-masing Petugas Pengamanan dalam mengendalikan situasi yang aman dan terkendali.

Baca Juga:  Tekan Kejahatan, Polsek Jati Agung Bersama TNI Gelar Patroli Gabungan

“Selain pemantauan dan pengawasan, penggeledahan atau razia rutin juga terus dilakukan dalam meminimalisir barang-barang terlarang masuk kedalam kamar hunian,” jelasnya.

“Petugas yang tergabung dalam Staf Kesatuan Pengamanan Rutan bersama regu pengamanan melakukan penggeledahan di masing-masing kamar hunian dan memeriksa setiap barang yang dimiliki warga Binaan dan menyita barang-barang yang dilarang masuk kedalam blok hunian,” timpalnya.

Kemudian katanya, petugas juga melakukan penggeledahan badan pada masing-masing Warga Binaan dan melakukan kegiatan test urine kepada Warga Binaan secara acak. Hal ini sejalan dengan upaya Rumah Tahanan Negara Kelas I Bandar Lampung dalam mewujudkan Rutan yang bebas dari peredaran dan penyalahgunaan Narkoba.

Baca Juga:  Wujud Pemerintah Efektif, Pemkab Pesawaran Raih Tiga Tahun Berturut penganugerahan

“Dari kegiatan ini didapatkan hasil negatif dari seluruh sample urin yang di ambil pada kegiatan ini,” ujarnya.

Dia menambahkan, Setelah selesai melakukan razia Warga Binaan juga diberikan pengarahan oleh petugas untuk mentaati setiap aturan yang berlaku didalam Rutan.

“Kami Menghimbau kepada seluruh warga binaan untuk mentaati tata-tertib yang berlaku di dalam Rutan, Karena ini akan di jadikan tolak ukur untuk pemberian hak-hak warga binaan, untuk dapat nantinya diajukan salah satunya progam integrasi,” ucap Yusuf Priyo Widodo. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here