Rabu, Agustus 12, 2026

Pergi Melaut, Nelayan Desa Canggung Ditemukan Meninggal Dunia

Lamsel (HO) – Seorang Nelayan asal Desa Canggung hilang saat melaut danĀ  ditemukan meninggal dunia pada Minggu, (5/6/2022).

Kejadian berawal pada hari Jumat (03/06) pukul 14.00 WIB korban atas nana Zuhaini (54) berangkat melaut menggunakan perahu jukung kecil. Namun perahu jukung dan peralatan mancing di ketemukan pukul 16.40 tanpa ada Zuhaini di perahu tsb. Zuhaini berangkat melaut menggunakan pakaian kaos lengan panjang warna putih, menggunakan celana terening warna biru. Korban merupakan warga Desa Canggung Dusun 05 Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan.

Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung menerima laporan tersebut dari Bapak. Rully (Kabid Damkar Lamsel) pada Jumat (03/06) pukul 18.20 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut Basarnas Lampung mengirimkan personil rescue Pos SAR Bakauheni untuk menuju ke lokasi kejadian untuk melaksanakan pencarian dan pertolongan. Tiba di lokasi tim pos SAR bakauheni langsung berkoordinasi dg potensi SAR dan pihak keluarga untuk menyusun rencana pencarian pada hari Sabtu (4/6).

Sabtu pagi pencarian dimulai pukul 07.00 WIB. Tim SAR gabungan melaksanakan  pencarian dengan membagi menjadi 2 regu. Regu I melaksanakan pencarian dengan menggunakan perahu nelayan dengan Luas area pencarian ± 7,5 km. Regu II melaksanakan pencarian dengan menggunakan RIB (Rigid Inflatable Boat) 02 milik Basarnas dengan Luas area pencarian ± 11 km. Tim SAR gabungan juga melakukan pemapelan (penyebaran info nelayan hilang) ke kapal-kapal nelayan yang melintas disekitar area pencarian. Pencarian dilaksanakan hingga pukul 17.15 WIB namun hasil masih nihil dan pencarian dilanjutkan kembali pd hari Minggu (03/06).

Pencarian pd hari Minggu (03/06) dimulai pukul 06.30 WIB. Tim SAR gabungan melaksanakan briefing dan dilanjutkan pencarian dengan membagi tim tetap menjadi 2 regu, namun area pencarian semakin diperluas. Regu I memperluas area pencarian hingga ± 18 km. Regu II memperluas area pencarian menjadi ± 29 km. Pukul 12.30 WIB Tim SAR gabungan terima info dari nelayan sekitar terkait penemuan jenazah terapung pada koordinat 5°53’49.74″SĀ  – 105°32’18.84″E atau sekitar 12 km dari lokasi kejadian. Tim SAR Gabungan langsung menuju lokasi penemuan jenazah dan memastikan bahwa jenazah tsb merupakan korban Zuhaini (54). Pukul 13.05 WIB tim SAR gabungan sampai di lokasi penemuan jenazah, dan memastikan bahwa jenazah tsb merupakan korban a.n. Zuhaini. Selanjutnya korban dievakuasi dengan menggunakan RIB 02 Basarnas untuk dibawa menuju Dermaga Canti Kalianda. Kemudian Korban dibawa menuju kerumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung Jumaril, S.E., M.M. yg diwakili oleh Koordinator Pos SAR Bakauheni Denny Mezzu membenarkan info penemuan korban tersebut.

“Jenazah korban a.n. Zuhaini ditemukan terapung oleh nelayan pukul 12.30 WIB dan selanjutnyaĀ  dievakuasi ke dermaga canti untuk dibawa menuju rumah duka,” ujar Mezzu. (Rls/Red)

Berita Populer

MITRA BENTALA Prihatin Ratusan Mangrove Mati di Pesisir Desa Gebang, Minta Dugaan Perusakan Ditindaklanjuti

Bandar Lampung (HO) - Lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang fokus pada isu lingkungan dan wilayah pesisir Lampung, MITRA BENTALA, menyatakan keprihatinannya atas kondisi ratusan...

Kejari Pesawaran Imbau Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan, Masyarakat Diminta Segera Melapor

Pesawaran (HO) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Pesawaran Lampung mengimbau masyarakat, khususnya kepala desa, kepala sekolah, kepala puskesmas, serta instansi pemerintah lainnya, agar mewaspadai oknum...
error: Content is protected !!