Kinerja Erick Thohir Diapresiasi Bank Dunia, Kelompok Milenial: Sebuah Dobrakan Sekaligus Capaian Luar Biasa

 Editor: M.Ismail 

Jakarta (HO) – Laporan Bank Dunia mengapresiasi peran strategis BUMN dalam penanganan Covid-19 dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi. Hal tersebut dinilai dari upaya BUMN yang tampil menjadi garda terdepan selama pandemi sebagai akselerator membantu perekonomian masyarakat dan negara.

Menanggapi hal itu, Koordinator Penggerak Milenial Indonesia (PMI) Bidang UMKM dan Bisnis, Syahrul Ramadhani menilai, penghargaan tersebut perlu mendapat apresiasi masyarakat. Menurutnya, transformasi yang dilakukan Erick Thohir di tubuh BUMN telah menuai hasil.

“Kerja keras pak Erick telah menuai hasil. Upayanya dalam mentransformasikan BUMN telah diapresiasi oleh Bank Dunia. Sebagai masyarakat, kami turut bangga,” ujarnya kepada media, Sabtu (9/4/2022).

Respon cepatnya perusahaan BUMN saat pandemi Covid-19 seperti membuat rumah sakit darurat, masker, pengadaan APD dan obat-obatan, tak lepas dari peran Menteri BUMN Erick Thohir dalam memberikan arahan.

Baca Juga:  Oknum LSM GMBI, Akui Kesalahan Dihadapan Majelis Hakim PN Gedongtataan

Menurutnya, tanpa ketegasan, arahan yang jelas dan langkah konkret yang diberikan Menteri BUMN Erick Thohir, peran perusahaan BUMN dalam merespon pandemi Covid-19 tidak akan optimal.

“BUMN dan Pak Erick tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Baik buruknya BUMN tergantung bagaimana model kepemimpinan pak Erick. Alhamdulillah, BUMN semakin baik dan maju di bawah pimpinan pak Erick,” jelasnya.

Syahrul menuturkan peran Menteri Erick dalam membuat perusahaan BUMN melewati masa kritis di pandemi Covid-19 sangat vital. Pembenahan dan perbaikan yang Menteri Erick dinilai Syahrul sudah tepat karena berhasil membuat perusahaan BUMN semakin sehat dan profesional.

Baca Juga:  Tingkatkan Layanan, Puskesmas Simpur Bentuk Kelompok Kerja Wash in HCF

“Bisa kita lihat, BUMN telah melewati masa kritis dan sudah kembali menjadi perusahaan yang sehat dan profesional. Lagi lagi ini tidak bisa lepas dari kepemimpinan pak Erick di tubuh BUMN,” terangnya.

Syahrul menambahkan, berdasarkan catatannya, selama dua dekade terakhir, BUMN telah menjadi salah satu perusahaan multinasional terbesar dan paling cepat berkembang.

Hal tersebut merujuk berdasarkan data dari IMF yang menempatkan posisi BUMN kian penting dalam peta perusahaan-perusahaan di dunia dalam 10 tahun terakhir. Di Indonesia, BUMN merupakan sepertiga kekuatan ekonomi bangsa.

“Di tangan pak Erick, BUMN seperti singa yang sudah lama tertidur. Pak Erick lah yang membuat singa itu bangun,” kilahnya. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here