Ketua RT Tak Terima Diberhentikan, Begini Alasan Kepala Desa Gebang

 Editor: M.Ismail 
Kepala Desa Gebang Anik Rekayani

Pesawaran (HO) – Ketua RT 01 Desa Gebang, merasa tidak terima atas keputusan Kepala Desa memberhentikannya, Namun, Kepala Desa Gebang Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran, Anik Rekayani ketika di konfirmasi wartawan Handalonline.com menyatakan, pemberhentian Ketua RT sudah sesuai prosedur, dan alasan yang tepat.

Bahkan, pihak pemerintahan desa juga sejak awal dirinya dilantik sebagai Kepala Desa, sudah melakukan langkah strategis guna pembenahan aparatur pemerintahan di Desa Gebang.

“Kami sudah komunikasi dengan ketua RT, bahkan kepala dusun juga sudah pernah silaturahmi kerumah pak RT 01 (Sanip,red),” ujar Kades ini, Kamis (17/2/2022).

Untuk diketahui, pasca pelantikan beberapa waktu lalu, pemerintah Desa Gebang langsung tancap gas, program utama yang di lakukan adalah antara lain, kedisiplinan dan gotong – royong.

Baca Juga:  Tepat Hari Bhayangkara Ke-76, 38 Anggota Polres Pesawaran Terima Naik Pangkat

“Aparat desa harus aktif ke balai desa dan gotong – royong sebagaimana jadwal yang sudah disepakati bersama. Akan tetapi, empat minggu berturut- turut, ketua RT 01 tidak pernah hadir tanpa keterangan,” tambah Anik.

Bahkan, lanjutnya, pihaknya setelah dilantik langsung menyodorkan surat pernyataan fakta integritas yang harus ditanda tangani seluruh aparat desa.

“Semua aparat desa sudah menandatangani, tapi ketua RT 01 sampai saat saya terbitkan surat pemberhentian, tidak menyetorkan fakta integritas dimaksud,” terangnya.

Ditanya soal Kadus yang juga di berhentikan, menurut Anik sudah sesuai dengan peraturan yang ada.

“Untuk Kadus yang saya berhentikan, itu sesuai aturan, karena usia yang bersangkutan memang sudah melebihi batas maksimal usia yang ditetapkan,” ujarnya.

Baca Juga:  HUT IKWI Pesawaran Gelar Baksos dan Sosialisasi Cegah Stunting, Nanda Indira Dendi Ucapkan Apresiasi

Kepada Handalonline.com, Kades Anik juga menyampaikan permohonan maaf kepada wartawan yang hendak konfirmasi terkait berita ini.

“Saya mohon maaf, bukan berarti saya tidak mau dikonfirmasi, tapi dua hari ini saya lagi kena demam dan batuk, bahkan ini mau berangkat berobat, insya Allah setelah pulih, saya akan terima konfirmasi teman- teman media,” ucapnya.

Anik juga berharap, untuk tidak konfirmasi tengah malam, kades ini merasa agak risih jika ada yang telpon tengah malam.

“Tadi malam sekitar jam 11 memang ada yang konfirmasi lewat telpon, saya jawab, saya sedang sakit,” pungkasnya. (Matrohupi/Indra)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here