Erick Thohir Komitmen Lestarikan Warisan Soekarno, Diapresiasi Kelompok Milenial

 Editor: M.Ismail 
Erick Thohir meminta karya seni ini diperbaiki karena akan menjadi ikon baru Sarinah

Jakarta (HO) – Menteri BUMN Erick Thohir berkomitmen melestarikan dan menjaga relief patung yang tersembunyi di gedung Sarinah yang merupakan warisan dari Presiden pertama Indonesia, Soekarno.

Diketahui, relief tersebut dibuat sekitar 1963 dan diprakarsai oleh Soekarno. Pembuatan relief itu bersamaan dengan gambar serupa yang ada di Hotel Indonesia dan Hotel Samudera Beach. Erick Thohir meminta karya seni ini diperbaiki karena akan menjadi ikon baru Sarinah.

Menanggapi hal itu, Koordinator Penggerak Millenial Indonesia (PMI), Muzakki memberikan apresiasi kepada Menteri BUMN atas upayanya menjaga dan melestarikan warisan Bung Karno tersebut. Menurutnya, apa yang dilakukan Menteri Erick merupakan sebuah penghormatan dan komitmen Erick dalam merawat sejarah dan budaya bangsa.

Baca Juga:  Puncak HUT Bhayangkara Ke-76, Polres Pesawaran Gelar Syukuran, Potong Tumpeng

“Kita angkat topi atas apa yang dilakukan pak Erick dalam menjaga dan melestarikan sejarah dan budaya bangsa Indonesia,” ungkap Muzakki kepada redaksi, pada Sabtu (5/2/2022).

Lebih lanjut, Muzakki mengatakan bahwa Sarinah merupakan pusat aktivitas masyarakat Ibu Kota. Sarainah, kata Adhiya merupakan lokasi penting dan strategis dalam mengenalkan budaya serta tradisi yang sudah lama mulai dilupakan.

“Tempatnya strategis, pesannya akan sampai ke masyarakat,” imbuhnya.

Selain lokasi yang strategis, Sarinah juga memiliki sejarah panjang dalam perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia. Sejarah itulah yang membuat Sarinah selalu dikenang oleh masyarakat luas.

Baca Juga:  Kantor Desa Tajur Memprihatinkan, Masyarakat Harapkan Bupati Pesawaran Turun Tangan

“Langkah pak Erick sudah tepat. Selain menjadi pusat perbelanjaan, Sarinah juga harus menjadi pusat budaya dan tradisi yang harus dilestarikan untuk diingat oleh anak cucu kita,” bebernya.

Adhiya berharap, upaya Erick Thohir dalam melestarikan warisan Soekarno itu bisa dijaga dan dirawat oleh seluruh elemen masyarakat. Khususnya anak muda yang sudah mulai melupakan sejarah bangsanya sendiri.

“Ini harus kita jaga dan lestarikan bersama. Khususnya anak muda yang mulai jauh dari sejarah bangsanya sendiri,” pungkasnya. (Rls/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here