Selasa, Februari 17, 2026

Pekon Tanjung Anom Bersama Dinkes Pringsewu Geber PSN

Pringsewu (HO) –  Pekon Tanjung Anom Kecamatan Ambarawa bersama Dinas Kesehatan Pringsewu melalui Tim Puskesmas melakukan Gerakan Bersama (Geber) Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan gotong-royong dan melakukan mengecekan kesehatan warga setempat.

Kapekon Tanjung Anom Muhyidin menerangkan Pemerintah Pekon Tanjung Anom bersama  UPT Puskesmas Kecamatan Ambarawa melaksankan Kegiatan Pemberantasan Sarang nyamuk untuk mengantisipasi meluasnya penyebaran virus dengue yang ditularkan oleh gigitan nyamuk Aedes Aegypti Di Dusun Satu.

“Penyebab penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD-red), Tim Puskesmas Ambarawa, berupaya melakukan kegiatan pengendalian DBD dengan melakukan kegiatan, Penyuluhan dan Sosialisasi melalui Gerakan PSN dengan 3 M Plus di lingkungan masyarakat,” terangnya kepada Media Handalonline.com Jumat (4/2/2020).

Kapekon juga menghimbau kepada masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan, sering menguras air agar tidak ada jentik nyamuk, dan membersihkan lingkungan rumah, seperti barang-barabg tak terpakai agar tidak tergenang air dan menjadi sarang nyamuk.

Baca Juga:  WALHI Lampung Soroti PT Juang Jaya Abdi Alam Cemari Lingkungan, Pertanyakan Kinerja DLH

“Saya selalu menghimbau kepada warga agar jaga kesehatan sering menerapkan geber PSN dan saya juga mengucapkan terimakasih Kepada UPT Puskesmas Ambarawa,” pungkasnya.

Terpisah salah satu jajaran dari UPT Puksesmas Ambarawa, Atimah mengatakan masyarakat dihimbau untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan, menjadi kader dirumahnya masing-masing dan tetap melakukan 3M Plus.

“3M Plus adalah Menguras/membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, penampung air lemari es dan lain-lain,” sebutnya.

Kemudian M yang kedua, Menutup rapat tempat-tempat penampungan air seperti drum, kendi, tower air, dan lain sebagainya dan M yang ketiga Memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk yang menularkan demam berdarah.

Baca Juga:  DPP BANKI Laporkan Dugaan Korupsi Renovasi Gedung DPRD Tanggamus Ke Kejati Lampung 

“Sedangkan Plus-nya yaitu kegiatan pencegahan DBD lainnya, seperti, Menaburkan bubuk larvasida atau lebih dikenal dengan bubuk abate pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan,” terangnya.

“Selain itu untuk menjaga dari DBD bisa juga menggunakan obat nyamuk atau anti nyamuk, menggunakan kelambu saat tidur, memelihara ikan pemakan jentik nyamuk, menanam tanaman pengusir nyamuk dan mengatur cahaya dan ventilasi dalam rumah,” pungkasnya.

Dalam pantauan Media Handalonline.com kegiatan ini tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) dan juga terlihat hadir kasi tantrip Kecamatan Rusdian Cakra kemudian Serda Hendra Darusta Babinsa Pekon Tanjung Anom dan jajaran UPT Puskesmas Amabarawa  dan perngkat Pekon Tanjung Anom.  (Indra Jaya)

Berita Populer

PT Juang Jaya Abdi Alam di Warning Tokoh Pemerhati Kebijakan Publik dan Ketua JWI

"Diduga PT JJAA Cemari Lingkungan Masuk Pelanggaran Berat, Pemerintah Harus Tegas" Lampung Selatan (HO) - Polemik limbah PT Juang Jaya Abdi Alam (JJAA) yang mencemari...

WALHI Lampung Soroti PT Juang Jaya Abdi Alam Cemari Lingkungan, Pertanyakan Kinerja DLH

DPRD Lampung Prihatin, Akan Cek Lokasi, "DLH Jangan Main Mata" Lampung Selatan (HO) - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) mempertanyakan kinerja Dinas Lingkungan Hidup (DLH)...
error: Content is protected !!