Selasa, Mei 12, 2026

Gubernur Lampung Ungkap Bangun Bakauheni Harbour City Habiskan 159,8 Hektare

Lampung Selatan (HO) – Dalam pembangunan Bakauheni Harbour City akan menggunakan seluas 159,8 hektare, Dengan rincian pemerintah Provinsi Lampung seluas 14 hektare, PT ASDP 40,9 hektare, PT Hutama Karya 43 hektare, minjerial kedaton 61 hektare.

Demikan diungkapkannya saat memberikan sambutan kegiatan Ground Breaking Bakauheni Harbour City, di Menara Siger, Kecamata Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, Rabu (27/10/2021).

“Terkait pembangunan pariwisata perlu saya sampaikan pembagunan pariwisata terintegrasi di Bakauheni ini telah mendapatkan proyek strategis nasional berdasarkan Permenko bidang pereknomian nomor 7 tahun 2021,” katanya.

“Pembangunan pariwisata yang terintegrasi di Pelabuhan Bakauheni dirancang dengan The Creativity Thousand Konsep. Dimana pembanguan HBC ini menjadi destinasi dan daya tarik wisata. Sekaligus menjadi suatu sistem penghubung jaringan pariwisata,” ungkapnya.

Arinal mengatakan pada hari ini pihaknya akan membangun kawasan pariwisata yang terintegrasi dengan Kabupaten Lampung Selatan khususnya dengan Pelabuhan Bakauheni.

Baca Juga:  Bangun Dunia Kerja Inklusif, Kemnaker Siap Dampingi Perusahaan Serap Tenaga Kerja Disabilitas

“Atas nama pemerintah Provinsi Lampung, kami mengucapkan terimakasih dan penghargaan sebesar-besarnya kepada Pak Wamen. Dan selamat datang kepada Pak Wamen di Provinsi Lampung,” katanya.

“Masyarakat Provinsi Lampung sangat mendukung program pemerintah pusat yang begitu gencar melalukan pembangunan ini. Beliau betul-betul konsentrasi dan mempunyai semangat dalam rangka membangun Lampung. Walaupun Lampung ini punya Indonesia tetapi beliau betul-betul mengapreasi kita, dari sistem industrial,” ungkapnya.

Arinal mengatakan sistem pariwisata yang terintegrasi dengan Pelabuhan Bakauheni akan dapat terwujud.

“Setelah pembangunan ini, Insyaalah pembangunan lainnya akan dilakukan. Yakni pembangunan Bandara Internasional, Rumah Sakit Internasional. Yang pada hakikatnya dapat membantu masyarakat baik di Sumatera, Kalimantan maupun Lampung itu sendiri,” kata Arinal.

“Karena pandemi covid ini, pembangunan bandara sempat tertunda. Moga-moga pembangunannya akan segera dilanjutkan,” jelasnya.

Baca Juga:  Koperasi Desa Merah Putih Masuk Tahap Pembangunan, Pemerintah Desa Batu Balak Dukung Penuh Program Presiden

Arinal mengatakan untuk pembangunan keseluruhan Bakauheni Harbour City menghabiskan 159,8 hektare.

“Dengan rincian pemerintah Provinsi Lampung seluas 14 hektare, PT ASDP 40,9 hektare, PT Hutama Karya 43 hektare, minjerial kedaton 61 hektare,” katanya.

“Saya memperkenankan masyarakat untuk bisa melihat dari dekat. Namun tetap jaga jarak, jangan berdempetan. Karena kita mendapatkan predikat terbaik penanganan Covid-19 dan masuk ke ppkm level 1 di luar pulau jawa. Artinya kita yang terbaik. Tapi kita tetap jangan lalai, tetap menjaga jarak dan menggunakan masker. Supaya tidak terjadi penularan Covid-19,” pungkasnya.

Dalam acara Ground Breaking tersebut Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Direktur PT ASDP Ferry Indonesia Bakauheni Ira Puspa Dewi, Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto melanjutkan acara dengan prosesi pencangkulan sebagai dimulainya pembangunan Bakauheni Harbour City. (Rls/Red)

Berita Populer

Dapat Predikat Summa Cum Laude, Kompol Gandhi Raih Doktor Ke-425 di UIN RIL

Lampung (HO) - Kompol Sugandhi Satria Nugraha, S.I.P., M.H., resmi memaparkan hasil penelitian Disertasinya dalam sidang terbuka Program Doktoral di gedung Auditorium Pascasarjana Universitas...

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Tutup Lampung Sharia Economic Festival 2026

Berhasil Libatkan 15 Lembaga Keuangan dan 9873 UMKM dengan Komitmen Pembiayaan Mencapai Rp230 Miliar Lampung (HO) -  Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menutup kegiatan Lampung...
error: Content is protected !!