Minggu, Desember 7, 2025

Tingkatkan Jurnalistik, Wisata Petengoran Jadi Lokasi Diklat PWI Pesawaran

Pesawaran (HO) – Wisata Petengoran, Desa Gebang, Kecamatan Teluk Pandan, menjadi sarana edukasi konservasi hutan mangrove di Kabupaten Pesawaran. Selain itu juga Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran bakal menggunakan lokasi tempat tersebut sebagai tempat pendidikan dan latihan (Diklat) Jurnalistik pada Jum’at (3/9/2021) mendatang.

Hal tersebut terungkap dalam rapat bersama anggota PWI Pesawaran di Kantor Sekretariat Jalan Satria No. 101 Desa Bagelen 1, Kecamatan Gedongtataan, Selasa (31/08/2021), rapat dipimpin Ketua PWI Pesawaran, Ismail dan Sekretaris PWI, Sapto Fermansis.

“Selain, sebagai sarana wisata unggulan bagi pecinta wisata, juga dinilai memiliki alam bebas nan bagus sehingga kami melirik wisata petengoran ini layak kami gandeng dalam kegiatan Diklat Jurnalis PWI Pesawaran, digelar selama dua hari dengan menghadirkan narasumber Ketua Bidang Pembelaan Wartawan PWI Provinsi Lampung, Juniardi, S.IP, MH., dan Triadi, serta Maryadi,” jelas Sapto mewakili Ketua PWI Pesawaran.

Baca Juga:  Satlantas Polres Pesawaran Gelar Operasi Zebra 2025, Catat 1087 Kasus Pelanggaran

Menurutnya, Diklat tersebut digelar untuk membuka wawasan tentang konservasi hutan mangrove dibidang karya jurnalis tentang pengelolaan kawasan hutan mangrove menjadi ekowisata.

“Hal tersebut agar tetap terjaga dan alami hingga dapat bertahan sampai saat ini mampu memberikan dampak positif seperti kawasan konservasi hutan mangrove Petengoran, Desa Gebang, Kecamatan Teluk Pandan,” jelas Sapto.

Sementara itu, Ketua PWI Pesawaran, Ismail, menyampaikan kegiatan ini merupakan salah satu agenda kerja tahunan yang harus dilaksanakan dalam konsep mengupas tentang wisata dan lingkungan.

Baca Juga:  LSM PRO RAKYAT Tempuh Jalur Konstitusi, Uji Undang-Undang ke MK Demi Penegakan Hukum Tanpa Kompromi

“Wartawan yang tergabung dalam PWI diberikan bekal, selain menguasai karya jurnalis, juga harus paham hasil karya sendiri sebagai profesi wartawan, dan tak luput pemahaman kode etika, apalagi di zaman era teknologi paham, kaedah jurnalis,” terangnya.

Untuk itu, tambah Ismail, dalam rapat digelar pada hari ini untuk pemantapan kegiatan tersebut untuk dipersiapkan segala sesuatunya, agar lebih mantap seratus persen yang telah berkoordinasi dengan ketua Konservasi Pecinta Mangrove petengoran, yakni Toni Yunizar.

“Dalam kegiatan ini, nantinya akan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Pesawaran, mewakili Bapak Bupati Pesawaran, Hi. Dendi Ramadhona Kaligis,” pungkas Ismail. (Red)

Berita Populer

Ketua Harian YALPK GROUP Menduga Ada Pelanggaran Proses Akta Jaminan Fidusia oleh Leasing

Jawa Timur, Sidoarjo (HO) - Berdasarkan hasil pengawasan yang dilakukan oleh Yayasan Advokasi Lembaga Perlindungan Konsumen (YALPK GROUP), ditemukan dugaan pelanggaran oleh leasing atau...

LSM PRO RAKYAT Adukan Darurat Korupsi Lampung ke Presiden Prabowo

Kasus Besar Mandek, Penegakan Hukum Melemah Bandar Lampung (HO) - Kondisi pemberantasan korupsi di Provinsi Lampung kembali menjadi sorotan. Lembaga Swadaya Masyarakat PRO RAKYAT secara...
error: Content is protected !!