Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19, Pemkab Pesawaran Siapkan Gedung KONI

 Editor: M.Ismail 
Kepala Dinas P3AP2KB Pesawaran Maysuri

Pesawaran (HO) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran, telah menyiapkan satu gedung yang dikhususkan untuk ruang isolasi pasien terkonfirmasi positif covid-19.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran Maysuri mengatakan, dalam mengantisipasi terjadi lonjakan pasien covid-19 seperti beberapa waktu lalu, pihak Pemkab telah menyiapkan gedung Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) untuk ruang isolasi.

“Kita mengantisipasi hal-hal terburuk, salah satunya kepenuhan ruang isolasi untuk masyarakat yang terkonfirmasi seperti beberapa waktu lalu, maka dari itu kita sudah berkoordinasi dengan seluruh pihak, dan sudah disepakati gedung KONI dapat digunakan apabila terjadinya lonjakan kasus, namun Alhamdulillah untuk saat ini kasus terkonfirmasi sudah melandai turun,” ujarnya. Senin (9/8/2021).

Baca Juga:  Puskesmas Simpur Peringati Hari Gizi Nasional ke-63, Upaya Pencegahan Stunting

“Selain itu, kita juga sudah ada beberapa Puskesmas rawat inap yang telah memiliki ruang isolasi, maka dari itu kita sudah siap dengan segala situasi, namun kita berharap agar tidak terjadi kenaikan kasus terkonfirmasi,” ujar dia.

Selain itu, lanjutnya pihaknya juga telah menyiapkan tabung oksigen yang diperuntukkan untuk Puskesmas yang menyiapkan ruang isolasi, sehingga apabila ada pasien yang perlu mendapatkan bantuan oksigen pihak Puskesmas dapat langsung mengambil langkah.

“Kemarin kita juga telah mendapatkan bantuan tiga tabung oksigen dari Provinsi Lampung, kemudian kita juga memiliki 70 tabung oksigen, sehingga kebutuhan oksigen untuk pasien di RSUD dan Puskesmas yang menyiapkan ruang isolasi dapat terpenuhi semua,” katanya.

Baca Juga:  Dugaan Korupsi Pekon Margoyoso Terus Berlanjut, Inspektorat Lakukan Telaah

Menurutnya, dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Kabupaten Pesawaran, selain penerapan prokes, kemudian vaksin, perlu adanya kesadaran dari masing-masing individu tentang bahayanya virus corona ini.

“Kita selalu melakukan edukasi kepada masyarakat akan bahayanya virus corona ini, sehingga masyarakat dapat memprotect diri mereka, dan kalau kesadaran itu sudah muncul secara otomatis mereka akan menerapkan protokol kesehatan,” kata dia. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here