REKAN Indonesia : Dinkes Dinilai Tak Serius Tangani Lonjakan Covid-19

 Editor: M.Ismail 

Jakarta (HO) – Perintah yang tertuang dalam Instruksi Gubernur Nomor 33 Tahun 2021 mengatur tentang Pelaksanaan Pengawasan dan Pengendalian Mobilitas Penduduk dalam Pencegahan Penyebaran Virus Covid-19 Pasca hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

Anies meminta Dinkes DKI memastikan ketersediaan alat kesehatan dan sumber daya manusia yang dibutuhkan secara cepat serta menyiapkan sarana dan prasarana, tenaga kesehatan dan labaratoirum di lokasi isolasi terkendali COVID-19 yang telah diusulkan oleh Para Walikota dan Bupati Kepulauan Seribu.

Baca Juga:  Warga Pancasila Sambangi Kejari Lamsel Pertanyakan Laporan Dugaan Penyelewengan ADD

“Menyiapkan fasilitas tes Swab Antigen/PCR kepada masyarakat yang terdata dan/atau terjaring melakukan perjalanan dalam negeri pasca Hari Raya Idul Fitri,” ujar Anies dalam Ingub itu di Jakarta, Rabu (19/5/2021).

Sebelumnya, Ketua Relawan Kesehatan (REKAN) Indonesia Agung Nugroho meminta Dinas Kesehatan DKI Jakarta serius mempersiapkan kemungkinan adanya ledakan angka positif Covid-19 pasca libur Lebaran 1442 H.

Dia mengatakan, dalam menghadapi arus balik saat ini, pihaknya melihat ketersediaan alat tes antigen di puskesmas sekarang terbatas.

Baca Juga:  DPP LSM BANKI, Desak APH Panggil dan Periksa Kepala SMP Muhammadiyah 3 Balam

Menurut Agung, dari kebutuhan 400.000 alat tes Antigen untuk antisipasi arus balik pemudik, hanya ada 100.000 alat yang tersedia.

“Arus balik ini berpotensi membawa dampak ledakan angka positif di DKI Jakarta jika tidak benar-benar terpantau dengan baik. Jangan sampai jika terjadi ledakan angka Covid-19, lantas Dinkes sibuk untuk menutup-nutupi kasusnya,” kata Agung.  (Fajar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here