Kamis, Juni 13, 2024

Akhirnya, Truck ODOL Dari Jakarta Ditilang Sat Lantas Polres Tanggamus

Tanggamus (HO) – Satu truck bermuatan barang pecah belah dari Jakarta menuju Bengkulu ditindak melalui tilang oleh petugas Sat Lantas Polres Tanggamus di Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Talang Padang, Senin (3/5/21).

Kasat Lantas Polres Tanggamus AKP Jonnifer Yolandra, SIK. MH mengatakan, truck tersebut dilakukan penilangan oleh personel Unit Turjawali saat melintas karena kendaraan bermuatan lebih atau over dimension over load (Odol).

Baca Juga:  Jelang Konferkab, Ketua PWI Pesawaran: Jangan Ada Intervensi Anggota

“Kendaraan Odol merupakan mobil beroda 6, jenis Hinno Dutro Nopol BD 8423 BC yang dikemudian oleh Andi Wijaya (36) warga Desa Gelumbang Kecamatan Kota Manna Bengkulu Selatan,” kata AKP Jonnifer Yolandra.

Kasat menegaskan, dengan dilakukaknnya penindakan melalui Tilang diharapkan terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) serta pengguna jalan mematuhi peraturan lalulintas.

Baca Juga:  Proyek Jalan Pesibar, Pidsus Kejati Lampung Kembali Periksa Kepala BPKAD

Kesempatan itu, Kasat menghimbau kepada pengemudi kendaraan barang agar tetap mematuhi peraturan lalu lintas dan tidak memuat barang berlebih atau over kapasitas.

“Kendaraan muatan berlebih sudah jelas dilarang. Sehingga kami Sat Lantas Polres Tanggamus pasti melakukan penilangan karena kendaraan Odol sangat membahayakan,” pungkasnya. (Red)

Berita Populer

Jelang Konferkab, Ketua PWI Pesawaran: Jangan Ada Intervensi Anggota

Pesawaran (HO) - Menjelang Konferensi Kabupaten (Konferkab) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran Lampung, yang akan di gelar pada akhir Juni 2024 mendatang, seperti...

Kembangkan E-Katalog Lokal, Pemkab Pesawaran Gelar Sosialisasi Peraturan Pengadaan Barang dan Jasa

Pesawaran (HO) - Pemerintah Kabupaten  Pesawaran Provinsi Lampung  melalui Bagian pengadaan barang dan jasa, menggelar kegiatan Sosialisasi Peraturan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)...
error: Content is protected !!