Kamis, Juni 13, 2024

Jelang Lebaran, Polres Pesawaran Dirikan 11 Pos di Beberapa Titik

Pesawaran (HO) – Polres Pesawaran mendirikan 11 Pos untuk mengantisipasi adanya arus mudik guna membantu dan menekan angka penyebaran covid-19.

Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo mengatakan, pihaknya akan melaksanakan operasi Ketupat dengan jadwal yang sudah ditentukan dan disesuaikan dengan kondisi saat ini.

“Kita kan menyesuaikan jadwal yang sudah ditentukan saat rapat untuk melaksanakan operasi Ketupat, nah pelaksanaannya sudah kita sesuaikan dengan kondisi covid,” katanya saat dikonfirmasi, Jumat (30/4/2021).

Dia menambahkan, dengan surat edaran yang sudah ditentukan pihaknya bersama BNBP melakukan penyekatan sebelum peniadaan mudik.

“Ya sebelum peniadaan mudik dari tanggal 06 Mei sampai 17 Mei, kita juga sudah melakukan penyekatan yang sudah dimulai sampai tanggal 05 Mei nanti,” ujarnya.

Vero mengatakan, selain dengan adanya penyekatan dan peniadaan mudik, pihaknya juga akan mengantisipasi arus mudik pasca lebaran mulai dari 18 Mei sampai 24 Mei 2021.

Baca Juga:  Desa Dantar Akan Jadi Puncak Gebyar Intervensi Stunting, Nanda: Posyandu Dilengkapi Antropometri

Kemudian upaya untuk mengantisipasi arus mudik pihaknya menempatkan 11 Pos diantaranya tujuh pos PAM, satu pos pantau dan ditambah tiga pos penyekatan atau screening.

“Pos pengamanan yang didirikan untuk operasi krakatau 2021 itu diantaranya Pos Pam Tugu Pengantin, Pos Pam Tugu Coklat, Pos Pam Simpang Mutun, Pos Pam Ketapang, Pos Pam Tugu Keris, Pos Pam Exit Tol Masgar dan Pos Pam Exit Tol Batanghari Ogan, lalu untuk pos Pantau nya itu ada di Pos Pantau Wisata Mutun guna memantau kegiatan masyarakat,” jelasnya.

Kapolres menyebutkan syarat yang harus dilengkapi pemudik, yaitu salah satunya harus dilengkapi dengan Rapid PCR, antigen yang berdurasi 1×24 jam.

Baca Juga:  Pemdes Tajur Salurkan BLT DD Triwulan ll Kepada 20 KPM

“Nanti saat masuk pada peniadaan mudik di tanggal 06 Mei persyaratan masih ada yang lain dan pastinya sudah diatur dan apabila ada pemudik yang tidak memenuhi persyaratan maka kita sarankan untuk kembali ke tempat asal mereka,” katanya.

Dirinya menghimbau, dengan situasi pandemi saat ini seluruh masyarakat khususnya warga Kabupaten Pesawaran harus tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah diatur dan ditetapkan serta disarankan untuk tidak menghadiri kegiatan yang berpotensi berkerumun.

“Ya karena penambahan angka covid makin tinggi, ini juga berpengaruh baik pada cluster keluarga, cluster kegiatan masyarakat serta cluster kontak erat. Kemudian kita sarankan jangan menghadiri kegiatan yg berkerumun karena kan kita tidak tahu lingkungan di dalam kegiatan tersebut terbebss dari covid atau tidak,” tutupnya. (Red)

Berita Populer

Jelang Konferkab, Ketua PWI Pesawaran: Jangan Ada Intervensi Anggota

Pesawaran (HO) - Menjelang Konferensi Kabupaten (Konferkab) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran Lampung, yang akan di gelar pada akhir Juni 2024 mendatang, seperti...

Kembangkan E-Katalog Lokal, Pemkab Pesawaran Gelar Sosialisasi Peraturan Pengadaan Barang dan Jasa

Pesawaran (HO) - Pemerintah Kabupaten  Pesawaran Provinsi Lampung  melalui Bagian pengadaan barang dan jasa, menggelar kegiatan Sosialisasi Peraturan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)...
error: Content is protected !!