Pemilik E-Warung Dian Hartono, Diduga Sunat Bantuan Miskin

 Editor: M.Ismail 

Pesawaran (HO) – Pemilik E-Warung Dian Hartono diduga telah sunat bantuan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Way Kepayang, Kecamatan Kedondong Kabupaten Pesawaran menerima komponen Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk kepentingan pribadi.

Hasil penelusuran awak media di Dusun Pahumungan Desa Way Kepayang Kecamatan Kedondong kabupaten Pesawaran, Minggu (4/4/2021), mendapatkan keterangan dari beberapa KPM BPNT menerima barang sebanyak dua bulan diduga tidak sesuai dengan jumlah barang yang sudah disepakati antara supplier (penyalur) dengan TKSK.

“Saya dapat beras 24 Kg untuk dua bulan, telur 20 butir, buah pir 8 buah, ya telur dengan buah pir itu tidak sesuai katanya, kurang faham juga saya,” ujar salah seorang KPM yang tidak mau disebutkan namanya.

Baca Juga:  Melalui Dana Silpa Pekon Sinar Mulya Bangun Rabat Beton

Penelusuran media ini di desa yang berbeda di Kecamatan Kedondong, KPM BPNT menerima barang untuk dua bulan ini, barang yang di terima :
1.Beras 24 kg
2.Telur 30 butir
3.Buah fear 10 buah
4.Kacang ijo 1 kg
5.Kentang 1/2 kg

Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kedondong, Dwi saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa barang yang dikirim oleh supplier (penyalur) sudah sesuai dengan kesepakatan jumlah dan timbanganya.

“Kalau dari supplier sudah sesuai pak, telur 15 butir tiap bulan, jadi kalau sampai ke KPM tidak sampai 15 butir berarti terjadi pengurangannya di E-Warong,” ungkapnya melalui sambungan telepon.

Baca Juga:  Masyarakat Desa Tajur Resmi Laporkan Harpanji Mantan Ketua Bumdes di Kejari Pesawaran

Dwi menghimbau kepada seluruh E-Warong untuk patuh dengan aturan, dan apa yang diberikan kepada KPM mengikuti apa yang sudah diberikan supplier.

“Padahal setiap bulan saya sudah mewanti-wanti pihak E-Warong untuk memberikan sesuai dengan yang ada agar tidak terjadi masalah dikemudian hari,” tambahnya.

Sementara, pemilik E-Warung Dian Hartono saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon WhatsApp enggan untuk merespon. Saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp dibalas namun tetap tidak ingin dikonfirmasi melalui handphone dan mengajak ketemuan.

“Saya tidak mau bicara di hp silahkan komfir kita ketemuan, Saya gk mau bicara di hp, paham,” jawab Tono ketus. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here