Kamis, Juni 13, 2024

Kembangkan Destinasi Wisata, Pemkab Pesawaran Segera Gandeng JW Marriott

Pesawaran (HO) – Pembangunan berkelanjutan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Pesawaran, antara lain dengan mengembangkan infrastruktur pariwisata di wilayah setempat melalui investasi perhotelan.

Wujud pengembangan pariwisata itu salah satunya dengan menyambut baik investasi perusahaan kelas dunia yang bergerak di bidang perhotelan, JW Marriott.

Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Pesawaran Singgih Pebriantoro mengatakan, JW Marriott menggelontorkan investasi senilai Rp360 miliar untuk membangun hotel Hurun Beach Resor di Desa Hurun, Kecamatan Padangcermin.

“Sebetulnya ini hasil dari promosi Pemkab Pesawaran di berbagai event tingkat lokal maupun tingkat nasional yang sering kita ikuti, nah Investor akhirnya melirik potensi industri pariwisata di Pesawaran,” katanya saat, Rabu (3-3-2021).

Singgih menyebut, proses perizinan Hurun Beach Resort sudah selesai dan rencana pembangunan ditarget rampung akhir 2021.

Baca Juga:  Cegah Stunting, Kakon Unggak Bagikan PMT Untuk Balita

“Untuk Izin lokasi memang sudah beres sekitar bulan Oktober 2019, sementara IMB (Izin Mendirikan Bangunan-red) keluar pada 22 Januari 2021,” tambah Singgih.

Rencanya Hotel tersebut akan dibangun setinggi delapan lantai dengan enam bangunan utama yang terpisah, serta sejumlah bangunan penunjang, hotel direncanakan akan memiliki 107 kamar untuk memenuhi kebutuhan wisatawan yang berkunjung ke kawasan pantai di Pesawaran.

Hurun Beach Resor akan dibangun di lokasi strategis tak jauh dari Pantai Mutun dan sejumlah wisata pulau antara lain: Pulau Tegal Mas, Pulau Tangkil dan Pulau Pahawang.

“Semoga ini menjadi langkah baik untuk menarik investor lain untuk menanamkan modalnya di kawasan pesisir pantai Pesawaran. Kabar baiknya lagi, potensi pariwisata kita telah dilirik perusahaan kelas dunia,” kata Singgih.

Baca Juga:  Jelang Konferkab, Ketua PWI Pesawaran: Jangan Ada Intervensi Anggota

Dia pun menyebut selama ini kabupaten Pesawaran hanya menjadi persinggahan wisatawan luar daerah, namun belum mampu memaksimalkan potensi pendapatan asli daerah setempat.

“Faktanya kan memang selama ini wilayah kita hanya dikunjungi saja, sementara wisatawan menginap dan belanja oleh-oleh serta kuliner di Kota Bandarlampung,” katanya.

Dari investasi tersebut, Singgih optimistis dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) di wilayah setempat, dan berdampak bagi penyerapan tenaga kerja maupun penghasilan warga sekitar lokasi pembangunan hotel.

“Tentu dampak baiknya terutama bagi ekonomi kreatif, warga setempat juga nanti dituntut untuk semakin berinovasi dengan menghasilkan produk oleh-oleh maupun kuliner khas Pesawaran,” katanya. (Red)

Berita Populer

Jelang Konferkab, Ketua PWI Pesawaran: Jangan Ada Intervensi Anggota

Pesawaran (HO) - Menjelang Konferensi Kabupaten (Konferkab) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran Lampung, yang akan di gelar pada akhir Juni 2024 mendatang, seperti...

Kembangkan E-Katalog Lokal, Pemkab Pesawaran Gelar Sosialisasi Peraturan Pengadaan Barang dan Jasa

Pesawaran (HO) - Pemerintah Kabupaten  Pesawaran Provinsi Lampung  melalui Bagian pengadaan barang dan jasa, menggelar kegiatan Sosialisasi Peraturan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)...
error: Content is protected !!