Dengar Teriakan Korban, Warga Halangan Ratu Gagalkan Pembegalan

 Editor: M.Ismail 

Pesawaran (HO) – Warga Desa Halangan Ratu Kecamatan Negeri Katon, menggagalkan aksi begal yang terjadi di jembatan gantung yang berada di desa setempat.

Kepala Desa Halangan Ratu Zainal, mengatakan, warga setempat mendengar teriakan dari korban yang berada di ujung jembatan sekira pukul 02.30 wib dan langsung keluar untuk mendatangi ke arah sumber suara teriakan.

“Warga sempat melihat ada kendaraan yang langsung pergi setelah warga datang, dan di lokasi warga melihat ada orang yang tergeletak dengan kondisi luka dibagian kepala dengan kendaraan sepeda motor,” ujarnya. Rabu 10 Februari 2021.

Dirinya mengatakan, untuk identitas korban belum diketahui, karena korban bukan warga desa sekitar. “Belum tau warga mana, karena semalam orangnya tidak sadarkan diri mau ditanya, dan saya sudah share ke grup kepala desa, mereka juga tidak ada yang tau. Dan saat ini korban sedang di rawat di rumah sakit,” katanya.

Baca Juga:  Peletakan Batu Pertama PA, Bupati Pesawaran: Wujud Nyata Pelayanan Pencari Keadilan

Sementara itu, Kapolsek Gedongtataan Kompol Hapran Zambang, mengatakan, sampai saat ini pihak kepolisian menduga adanya motif pembegalan yang dialami korban.

“Sampai saat ini dugaannya percobaan pembegalan, namun barang-barangnya belum ada yang hilang, karena keburu warga yang keluar datang menghampiri ke lokasi kejadian, kalau dari Surat Izin Mengemudi (SIM) yang dibawa, korban atas nama Rudi warga Kaligintung Pituruh Jawa Tengah,” kata dia.

Baca Juga:  Mariska Agustin Putri Jabung, Raih Runner Up Miss Remaja Provinsi Lampung 2022

Menurutnya, korban saat ini dirawat di rumah sakit, karena mengalami luka robek akibat senjata tajam jenis pedang dibagian kepala, dan korban kondisinya tunawicara (bisu).

“Kita masih menunggu korban sadar, kita memegang handphone nya namun ketika ingin dibuka pakai pola, jadi kami sampai saat ini masih menunggu sadar dahulu sehingga bisa menghubungi keluarga korban,” ujarnya.

“Dan sampai saat ini kendaraan milik korban sudah kita amanakan Mapolsek Gedongtatan, dan petugas juga sedang mendalami kasus ini,” katanya. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here