Senin, Juni 24, 2024

Palsukan Hasil Tes Covid-19, Ancaman 4 Tahun Penjara Menunggu

Jakarta (HO) – Satuan Tugas Penanganan Covid-19, mengaancam pihak yang memalsukan hasil tes Covid-19 dengan hukuman pidana empat tahun penjara.

“Dari segi hukum pidana, tindakan menyediakan surat keterangan dokter palsu dapat dijatuhkan sanksi. Sanksi diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana pasal 267 ayat 1, pasal 268 ayat 1 dan 2, yaitu pidana penjara selama 4 tahun,” ujar Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito melalui keterangan tertulis pada Jumat, (1/1/2021).

Baca Juga:  Tangani Masalah Hukum, Kejari Bandar Lampung Bersama Bank BRI Gelar MoU

Dia meminta masyarakat menghindari melakukan praktik kecurangan tersebut. Bahkan bila ada masyarakat yang mengetahui hal tersebut terjadi, diminta agar segera melaporkan kepada pihak yang berwenang.

Sebab, jika dibiarkan dapat berdampak pada penularan Covid-19 di tengah-tengah masyarakat tidak terkendali.

“Bahayanya lagi, dampak dari pemalsuan ini bisa menimbulkan korban jiwa. Apabila orang yang ternyata positif, namun menggunakan surat keterangan yang palsu dan akhirnya menulari mereka yang berada di kelompok masyarakat yang rentan,” kata Wiku Adisasmito. (Red)

Berita Populer

Meriahhh, Ratusan Papan Bunga Hiasi Konferkab VI PWI Pesawaran

Pesawaran (HO) - Ratusan papan bunga menghiasi lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pesawaran sejak Minggu 23 Juni 2024 menyambut Konferensi Kerja Kabupaten (Konferkab) VI...

TNI AL Berikan Pelatihan Ketahanan Pangan di wilayah Lanal Lampung

HO, PESAWARAN INSIDE - TNI Angkatan Laut (TNI AL) memberikan pelatihan ketahanan pangan mengenai budidaya rumput laut, Udang Vaname menggunakan Bioflok, jagung dan padi...
error: Content is protected !!