Selasa, Mei 12, 2026

Reuni Akbar 1970-1999 SMPN 1 Gedong Tataan Diundur

Pesawaran (HO) – Panitia alumni SMPN 1 Gedong tataan dalam menyusun rencana persiapan reuni akbar 2021 alumni tahun 1970 hingga tahun 1999 akhirnya untuk sementara waktu di undur karena melihat situasi dan kondisi pandemi Covid-19.

“Mengingat situasi belum memungkinkan maka yang semula reuni akan diselenggarakan pada 14 Febuari di undur 18 Mei 2021 mendatang,” jelas Sekretaris Indro, saat rapat yang dihadiri sebanyak 30 orang terdiri dari panitia pelaksana hingga penanggung jawab di Desa Bernung Kecamatan Gedong tataan, Sabtu (19/12/2020).

Baca Juga:  Perkuat Digitalisasi dan Dorong Profesionalisme Media Siber di Daerah, SMSI Lampung Gelar Rakerda

Menurut Sekretaris pelaksana Reuni Akbar yang akan melibatkan mencapai 1000 alumni untuk masing-masing seksi sudah mempersiapkan rencana kerja serta istimasi biaya, tinggal pelaksanaannya saja.

Sedangkan Alumni SMPN 1 Gedong Tataan angkatan 1970 Nanang Sumargono yang dituakan oleh panitia mengatakan, reuni akbar yang akan digelar tahun 2021 setidaknya akan menjalin silaturahmi dengan teman yang puluhan tahun tidak bertemu.

Baca Juga:  Prof. Firmanto Laksana di PKPA UBL: PERADI Adalah 'Single Bar' yang Konstitusional

“Yah senanglah bisa ketemu dengan teman lama, sehingga bisa silaturahmi,” ujarnya.

Dari hasil rapat yang ke 4 ini, masih ada pertemuan kembali pada bulan Januari 2021 direncanakan minggu pertama dengan agenda Falidasi anggaran yang dibutuhkan serta menentukan berapa anggaran yang terkumpul hingga menjelang hari pelaksanaannya. (Red)

Berita Populer

Dapat Predikat Summa Cum Laude, Kompol Gandhi Raih Doktor Ke-425 di UIN RIL

Lampung (HO) - Kompol Sugandhi Satria Nugraha, S.I.P., M.H., resmi memaparkan hasil penelitian Disertasinya dalam sidang terbuka Program Doktoral di gedung Auditorium Pascasarjana Universitas...

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Tutup Lampung Sharia Economic Festival 2026

Berhasil Libatkan 15 Lembaga Keuangan dan 9873 UMKM dengan Komitmen Pembiayaan Mencapai Rp230 Miliar Lampung (HO) -  Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menutup kegiatan Lampung...
error: Content is protected !!