Pesawaran, (HO) – Kejadian pengendara jalur Trek pesepeda Downhill yang menimpa dua korban diduga ada unsur kelalaian pihak panitia.
Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo S.Ik, M.H, melalui Kapolsek Gedong tataan Kompol Hapran, S.H, mengatakan untuk kejadian Trek Downhill di Dusun Triharjo, Desa Kebagusan memang ada unsur kelalaian pihak panitia dan tidak ada izin dari kepolisian.
“Iya itu memang ada unsur kelalaian panitia dan tidak ada izin sama sekali dari kepolisian,” tegas Kapolsek saat di hubungi melalui telpon seluler, Senin (19/10/2020).
Kapolsek melanjutkan, kejadian itu telah diklarifikasi tadi malam, kepala Desa Kebagusan sudah dipanggil dan pihaknya telah memberikan himbauan, hal tersebut Jangan sampai terulang kembali.
“Untuk hasilnya sudah saya sampaikan kepada Bapak Kapolres, saya sampaikan kepada beliau kalau permasalahan tersebut telah diklarifikasi,” ujarnya.
Diberitakan sebelum nya, baru hari ini diresmikan, Jalur Trek sepeda Downhill di Dusun Triharjo, Desa Kebagusan Kabupaten Pesawaran Lampung, sudah makan korban. Dua orang pengendara pesepeda mengalami kecelakan di lintasan dengan panjang jalur 3 kilometer. Minggu (18/10/2020).
Kedua korban, Dedi asal Club GPL Pringsewu mengalami benturan keras dikepala dan Gege asal Bandarlampung, patah tangan kanan dan dilarikan ke rumah sakit.
Akibat kejadian tersebut kegiatan terhenti dan para peserta bubar karena khawatir terjadi peristiwa serupa. Mereka berkemas mengakut sepeda ke mobil masing-masing dan pulang.
Menurut salah satu penonton, kejadian pertama di Trek Jumping dan yang kedua di Trek Tabletop menjelang garis finish.
Ironinya, jalur extrem dengan jalan menurun berliku dan beberapa titik jumping, dengan tiket rp20 ribu per sepeda tidak menyertakan asuransi.
“Pagi hari sebelum kejadian Kades Kebagusan, Tohir meresmikan Trek Downhill dengan disaksikan warga setempat dan puluhan pesepeda dari berbagai daerah di Lampung,” ungkap salah satu penonton. (Ismail)